Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

(VIDEO) Puluhan Santri di Bandung Kejang-kejang Setelah Minum Antibiotik

Seorang di antara puluhan santri Pondok Pesantren Ar Rohman, Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, bahkan nyaris tak tertolong.

Editor: Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan santri Pondok Pesantren Ar Rohman, Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami mual, pusing, dan kejang-kejang setelah diberi obat antibiotik untuk memutus penyebaran difteri.

Seorang di antaranya bahkan nyaris tak tertolong. Untunglah pihak ponpes bergerak cepat membawanya ke RSUD Majalaya.

Kepala Ponpes Ar Rohman, H Deni Ganjar, mengatakan, pemberian antibiotik dilakukan petugas puskesmas setelah dua santrinya dinyatakan positif terkena difteri, awal Agustus lalu.

Semua yang diberi antibiotik itu adalah teman sekobong dua santri yang terkena difteri.

"Mereka semua kurang lebih 40 orang itu dikasih obat pencegahan. Dikasih pil, katanya untuk 10 hari. Enggak diperiksa dulu atau dicek dulu anaknya, langsung disuruh minum obat."

"Alhasil anak makan obat pagi, sore-siang langsung sesak napas, panas, kejang-kejang, dan mual," ujar Deni di kediamannya, awal pekan ini.

Karena khawatir, kata Deni, ia sempat menanyakan hal itu langsung kepada kepala puskesmas.

"Saat itu, katanya, mungkin itu efek samping obat. Saya diminta untuk meminumkan teh manis kepada mereka. Tapi, bukannya sembuh, malah makin parah," ujarnya.

Sekitar pukul lima sore, kata Deni, seorang santrinya bahkan kritis dan nyaris meninggal dunia.

"Akhirnya, pukul setengah tujuh malam saya putuskan untuk melarikan anak-anak itu semua ke rumah sakit. Itu inisiatif saya, bukan inisiatif puskesmas. Kalau saya nurut sama puskesmas, mungkin mati sudah anak-anak," katanya. (Tribun Jabar/Mumu Muhahidin)

Berita ini sudah dimuat Tribun-Video dengan judul Puluhan Santri Pondok Pesantren Ar Rohman Ibun Kabupaten Bandung

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved