Bau Hantu Bisa Tercium Sampai Diakui Medis, Ini Penjelasannya Terkait Phantosmia

Ketika Hunter dan temannya menjelajah arena tambang, mereka mencium aroma tak sedap yang menyeruak.

Bau Hantu Bisa Tercium Sampai Diakui Medis, Ini Penjelasannya Terkait Phantosmia
ist
foto ilustrasi 

Bisakah phantosmania diobati? Bobby menyebutkan, tidak ada pengobatan secara pasti untuk mengatasi phantosmia. National Institutes of Health menyimpulkan bahwa satu dari 15 orang Amerika memiliki phantosmia.

Gangguan phantosmia rentan menyerang wanita 40 hingga 60 tahun, meski kalangan lain juga bisa terkena. Pada beberapa kasus, phantosmia sukar dikendalikan hingga dapat membuat kemampuan penciuman seseorang berantakan.

 

Jadi alarm kesehatan tubuh?

Meski terdengar menggelikan, namun fenomena bau hantu alias phantosmia bisa menjadi alarm tubuh atas kondisi kesehatan yang serius. Phantosmia kerap dikaitkan dengan ciri penyakit epilepsi, depresi, trauma kepala, dan migrain.

Sampai saat ini, tak sedikit orang yang percaya bahwa bau hantu disebabkan karena memang benar ada makhluk gaib di dekatnya. Ada pula yang meyakini bahwa bau tersebut memang berasal dari lingkungan sekitar, walau sumbernya tak berhasil ditemukan saat dicari.

Terkait hal ini, Para ahli medis pun belum dapat menjelaskan kondisi ini secara rinci. Namun yang jelas, phantosmia bisa saja berkaitan dengan indera penciuman dan tanda dari gejala penyakit yang telah disebutkan di atas.

Apakah Anda termasuk yang sering mencium bau hantu? Bisa jadi indera penciuman Anda mengalami phantosmia. Maka, berkonsultasilah ke dokter demi penanganan yang lebih baik. "Selain itu, hentikan kebiasaan merokok yang dapat mengganggu sensor penciuman Anda," saran Bobby mengakhiri.

Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved