Pasangan Tak Kunjung Punya Anak? Kenali Penyebabnya

Setelah menikah, salah satu harapan suami istri adalah segera mendapat momongan.

Pasangan Tak Kunjung Punya Anak? Kenali Penyebabnya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Sementara itu, yang dimaksud olahraga yang salah untuk pria adalah olahraga yang membawa dampak buruk untuk kesuburan produksi sperma.

"Misalnya cycling, cycling yang puluhan hingga ratusan kilo meter, posisi olahraga ini tidak menguntungkan untuk buah zakar. Buah zakar ini yang memproduksi sperma dan sangat dipengaruhi oleh panas. Kalau dia (buah zakar) panas, produksi sperma akan berpengaruh atau materi genetik (penghasil sperma) menjadi rusak," imbuh dr. Budi Wiweko, selaku presiden Perfitri.

Presiden Perfitri yang akrab disapa dokter Iko itu berkata, kegiatan yang dapat menimbulkan panas di sekitar buah zakar tidak hanya cycling. Hal lain seperti kebiasaan sauna, menggunakan celana dalam terlalu ketat, dan menyimpan handphone di kantung celana juga dapat berdampak.

Selain faktor yang disebutkan di atas, usia juga berperan penting untuk mendapat keturunan.

Umumnya, pasangan yang tak kunjung memiliki keturunan setelah beberapa tahun menikah, lebih memilih menjajal pengobatan alternatif terlebih dahulu dibanding memastikan secara medis. Tindakan seperti ini sebenarnya justru membuang waktu dan membuat makin sulit hamil.

"Ada banyak kasus saat suami istri tak punya anak, mencoba cara-cara yang tidak medis. Sudah menghabiskan 10 tahun (untuk pengobatan alternatif) baru kepikiran ke dokter. Ini salah. Bukan masalah biayanya, tapi usia kita yang dihabiskan," jelas Ivan.

Oleh sebab itu, Ivan menyarankan bagi pasangan yang sudah menikah lebih dari satu tahun dan terus melakukan program kehamilan secara rutin tapi masih belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan untuk segera berkonsultasi ke dokter.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved