Breaking News:

10 Fitur Baru Smartphone yang Menuai Keluhan

Jika pun ada inovasi yang diperkenalkan salah satu vendor, maka vendor lain akan mengekor dan menjadi tren baru.

Ilustrasi 

5. Bodi ponsel yang semakin ramping

Soal desain, ponsel yang tipis memang bukan persoalan. Tapi jika dilihat dari materialnya, beberapa pengguna kurang menyukainya. Sebagian pengguna smartphone menyalahkan bahan aluminium kualitas rendah yang banyak digunakan pabrikan smartphone.

Alasanya, material tersebut disebut lebih ringan dibanding bahan baja dan tidak mudah pecah layaknya bahan kaca. Namun kekuatannya juga tidak akan sebanding dengan bahan baja.

Trauma ini diawali dari fenomena bendgate atau kejadian iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang bisa dibengkokan dengan tangan kosong. Selain itu, ponsel yang tipis mengindikasikan internal yang lebih sempit dan membatasi kapasitas baterai.

6. Dukungan kecerdasan buatan yang "membodohi"

Pindah ke sektor piranti lunak. Tak hanya pekara hardware, beberapa pengguna juga kurang menyukai inovasi software yang banyak dibawa smartphone masa kini.

Salah satunya adalah dukungan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang dianggap mengelabuhi pengguna. Mereka menganggap AI hanyalah gimmick para vendor untuk mengakali penggunanya.

AI memang memiliki neuron network accelerator yang bisa mendukung beberapa tugas tertentu seperti image processing dan facial recognition yang seharusnya menjadi beban digital signal processing (DSP) tradisional.

Tapi neuron tersebut sejatinya adalah unit SIMD (single instruction, multiple data) yang bekerja di GPU ketimbang di prosesor.

7. Antarmuka mirip iOS

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved