Breaking News:

10 Fitur Baru Smartphone yang Menuai Keluhan

Jika pun ada inovasi yang diperkenalkan salah satu vendor, maka vendor lain akan mengekor dan menjadi tren baru.

Ilustrasi 

Baterai menjadi salah satu komponen yang cepat terdegradasi. Seiring penggunanya dari waktu ke waktu, kemampuan baterai akan tergerus. Dengan menanamkannya di perangkat, otomatis pengguna tidak bisa menggantinya dengan mudah.

Harga penggantian baterai resmi pun akan sangat mahal jika lewat masa garansi. Walhasil, pengguna "terpaksa" mengganti smartphone model baru jika sudah tidak puas dengan performa baterai, dan mengikuti permainan vendor.

3. "Notch" atau layar poni

Seperti hilangnya colokan headphone jack 35mm di iPhone 7, kala Apple memperkenalkan iPhone X dengan desain "notch" atau poni, hujatan juga banyak menghampiri. Namun "cacian" tersebut kembali menjadi tren baru.

Hanya dalam kurun setahun, banyak vendor Android menelurkan ponsel poni mereka. Layar "poni" seakan menjadi sinonim ponsel premium sekelas iPhone X seharga belasan juta rupiah. Tapi, banyak pula pengguna yang terganggu dengan takik yang menjorok di layar bagian itu.

Baca: Awal Kisah Cintanya Sederhana, Hanifan Yudani Beranikan Diri Lamar Pipiet Kamelia Saat Siaran TV

Beberapa menganggap "notch" mengganggu keindahan layar dan memaksa software aplikasi serta sistem operasi untuk mengakali antarmuka dengan tepat tanpa terpotong. Seperti yang dilakukan YouTube, yang harus mengakali notch dengan latterboxing (garis hitam di layar) untuk menyesuaikan aspek rasio unik 19,5:9 milik iPhone X.

4. Bezel-less dan layar lengkung

Alasan satu ini bisa jadi sangat subyektif jika dilihat dari banderol harga. Semakin tipis bingkai (bezel) yang tersisa, maka display akan semakin luas dan tentu akan meningkatkan biaya produksi panel.

Apalagi jika mengadopsi curved display alias layar dengan pinggiran melengkung seperti Samsung Galaxy S series. Dari pengamatan KompasTekno di forum Quora, Rabu (29/8/2018), masih ada beberapa pengguna yang tidak keberatan dengan bezel tebal di tepian display.

Namun jika menilik dari peforma, desain bezel-less bisa dibilang cukup mendongkrak kualitas layar. Apalagi dengan layar lengkung, kualitas pengalaman multimedia penggunanya juga akan terdongkrak. Layar lengkung juga mampu memberikan informasi aplikasi lebih banyak dibanding layar biasa.

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved