Mengenal Diet 'Carb Backloading' untuk Turunkan Berat Badan

Kini ada pola diet baru yang diklaim efektif tanpa harus meninggalkan pizza dan pasta, yang notabene makanan berkarbohidrat favorit umat.

Mengenal Diet 'Carb Backloading' untuk Turunkan Berat Badan

Selama ini, mengonsumsi karbohidrat saat malam tiba seringkali dianggap sebagai penyebab naiknya berat badan.

Namun, mengonsumsi karbohidrat di malam hari akan membuat otot menyimpannya sebagai zat gula.

Sementara itu, karbohidrat cenderung diolah oleh tubuh sebagai lemak saat kita mengonsumsinya di pagi hari.

Jadi, pola diet ini sebenarnya mirip dengan pola diet keto, di mana kita harus membatasi konsumsi karbohidrat dan membuat tubuh membakar lemak sebagai energi di pagi hari.

Namun, kita tetap bisa menikmati makanan berkabohidrat ketika malam tiba.

Baca: Bagaimana Hangover Setelah Mabuk Berat Memengaruhi Otak?

Mameng, riset lebih lanjut masih diperlukan untuk meneliti efektivitas pola diet ini.

Sayangnya, para ilmuwan sudah mengklaim pola diet ini kurang efektif untuk menurunkan berat badan.

Tapi toh, banyak pengguna media sosial yang mengaku sangat menggemari pola diet ini.

Banyak orang yang menerapkan pola diet ini merasa cara tersebut mampu membantu tubuh untuk menghindari lonjakan insulin.

Pada sore hari, hormon insulin biasanya mengalami penurunan, inilah waktu di mana kita membutuhkan asupan karbohidrat, demi menormalkan tingkat insulin.

Kondisi ini pun bisa membuat kita tidur nyenyak di malam hari.

Bagaimana tertarik untuk mencoba?

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved