Ini Pesan Menkopolhukam Wiranto kepada 500 Camat saat Membuka Rakornas Camat di Minut

Dalam menghadapi dinamika kehidupan saat ini, camat diminta harus terus fokus dan mengembangkan kompetens

Ini Pesan Menkopolhukam Wiranto kepada 500 Camat saat Membuka Rakornas Camat di Minut
Tribun manado / Ryo Noor
Menkopolhukam Wiranto membuka Rapat Koordinasi Nasional Camat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Menteri Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, mengajak kepada para camat di seluruh wilayah Indonesia untuk memiliki loyalitas tunggal.

Loyalitas tunggal itu adalah dimana seorang camat harus patuh kepada pimpinan tertinggi yakni Presiden sesuai dengan konstitusi negara.

Hal tersebut disampaikan Menko Polhukam saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Camat, yang diikuti 500 orang camat dari Provinsi Sulawesi, Maluku dan Papua, yang diselenggarakan di Hotel Sutanraja Minahasa Utara, Kamis (30/8)

Peran strategis camat dalam melaksanakan program prioritas nasional dan penyelenggaraan urusan pemerintahan umum di wilayah kecamatan penting.

Para camat harus loyal agar pelaksanaan pembangunan bangsa bisa searah sesuai dengan fokus yang dijalankan Presiden, dimana saat ini Presiden selalu fokus memperhatikan kepentingan rakyat, tidak merugikan rakyat, semua kebijakan dijalankan untuk rakyat, untuk itu ada 10 prioritas nasional yang dilakukan Presiden demi mensejahterakan rakyat yakni pendidikan, kesehatan, perumahan dan pemukiman, usaha parisiwasata, ketahanan energi, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, infrastruktur, pembangunan wilayah, polhukam.

Semua program tersebut harus didukung sepenuhnya oleh para camat.

Selain itu Mantan Panglima TNI ini juga mengatakan, peran camat dalam konteks NKRI untuk menghadapi persaingan global saat ini sangat penting.

Cita-cita negara bisa tercapai karena camat turut ambil andil dalam pembangunan. Posisi camat dalam proses desentralisasi harus jelas, camat memiliki hak mengatur wilayah ke arah yang lebih baik, di dalam wilayah itu terdapat rakyat. Camat merupakan ujung tombak dalam pembangunan, kecamatan gagal hingga pusat bisa gagal.

Dalam menghadapi dinamika kehidupan saat ini, camat diminta harus terus fokus dan mengembangkan kompetensi sebagai pemimpin karena keadaan semakin berubah, teknologi informasi semakin berkembang, banyak hal positif dan negatif bisa didapat dalam perkembangan teknologi, camat harus berperan aktif memilah mana yang baik dan tidak, camat harus paham akan teknologi, agar camat dapat menyampaikan dengan baik semua keberhasilan pembangunan yang dicapai dalam berbagai media.

Khusus dalam bidang politik, Menko Polhukam mengingatkan camat harus ikut membantu menyelesaikan agenda nasional dalam Pileg, Pilpres, Pilkada agar berjalan lancar.

Di akhir arahan Menko Polhukam mengingatkan agar Hukum harus ditegakan dengan baik di tingkat kecamatan, aparatur saling bersinergi agar rakyat tetap sejahtera dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Sulut Steven Kandouw, Irwasum Polri Komjem Pol Eko Putut Bayuseno, Bupati Wali Kota dan para peserta Rakornas. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved