Kespangpol Bakal Tertibkan Maraknya Spanduk Tolak Ganti Presiden di Kotamobagu

Kesbangpol Kotamobagu, Sulawesi Utara, akan tertibkan spanduk menolak ganti presiden di sejumlah lokasi.

TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Satu di antara sejumlah spanduk tolak aksi ganti presiden di Kotamobagu, Sulawesi Utara, ini bakal ditertibkan Kesbangpol Kotamobagu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Kesbangpol Kotamobagu, Sulawesi Utara, akan tertibkan spanduk menolak ganti presiden di sejumlah lokasi.

Sekretaris Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kotamobagu Hendra Makalalag mengatakan, pemasangan spanduk yang bertuliskan menolak ganti presiden tidak mempunyai izin.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polres Bolmong, menertibkan spanduk tanpa izin yang dipasang di sejumlah titik di Kota Kotamobagu," ujar Hendra Makalalag.

Amatan tribunmanado.co.id, Rabu (29/08/2018), spanduk berukuran satu kali tiga meter, bertuliskan masyarakat Kotamobagu menolak deklarasi #2019GantiPresiden dipasang di pintu masuk Kota Kotamobagu, jalan dua jalur di Kelurahan Kotobangon serta kantor DPRD Kotamobagu.

Menurut Hendra, hingga saat ini Kesbangpol, sementara melacak siapa yang memasang spanduk tersebut.

Hal tersebut sangat mengganggu ketentraman masyarakat.

"Tahapan Pilpres belum saatnya, nanti 2019," ujar dia lagi.

Kepala Badan Kesbangpol Iriyanto Mokoginta mengatakan, takutnya spanduk tersebut akan menimbulkan pro dan kontrak di kalangan masyarakat, maka harus segera diturunkan.

"Dalam waktu dekat akan diturunkan, sebab pemasangan tidak melalui rekomendasi dan izin Kesbangpol," ujar Iriyanto. (Tribunmanado.co.id/Vendi Lera)

Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved