Oma Abdul Malik, Peraih Emas Pencak Silat di Asian Games, Akan Buat Syukuran Jika Cucunya Pulang

Siapa yang tak bangga jika orang yang dikasihi membuat prestasi, itu juga yang dirasakan oleh Oma Hasia Dulla

Oma Abdul Malik, Peraih Emas Pencak Silat di Asian Games, Akan Buat Syukuran Jika Cucunya Pulang
Tribun manado / Alpen Martinus
Oma Abdul Malik akan buat syukuran 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Siapa yang tak bangga jika orang yang dikasihi membuat prestasi, itu juga yang dirasakan oleh Oma Hasia Dulla, warga Pateten II, Kecamatan Aertembaga.

Oma Hasia adalah Oma dari Abdul Malik peraih medali emas cabor pencak silat pada gelaran Asian Games 2018.

Sementara waktu, ia bertugas menjaga cucunya, lantaran orang tua Malik sementara berada di Jakarta untuk memberikan dukungan kepada Malik.

"Senang, menangis, tidak menyangka, dan berteriak senang saat mendengar Malik dapat emas," ujarnya, terlihat air mata keluar dari sudut matanya, Selasa (28/8).

Akhirnya, doa untuk sang cucu berhasil terwujud. "Ai minta doa waktu akan pergi bertanding, saya pesan supaya bisa berhasil karena kita ini susah," jelasnya.

Kalau Malik datang, ia mengatakan akan memeluk akan menciumi cucu kesayangannya tersebut.

"Rencananya kalau dia datang kami akan buat syukuran, tapi belum tahu kapan mereka datang," jelas dia.

Namun selama pertandingan, Oma Hasia mengaku tidak menonton."Saya takut kalau dia kenapa-kenapa, tidak tahu kenapa saya takut menyaksikan," ujarnya.

Rumah orang tua yang dijaganya, keadaannya cukup memprihatinkan. Rumah tersebut cukup sederhana, dindingnya hanya dari tripleks saja.

Bagian depan rumah ada tempat gunting rambut, dan juga tempat untuk tambal ban."Ini mereka kontrak, dan tinggal sudah sepuluh tahun," jelas dia.

Dengan prestasi yang dibuat cucunya tersebut, ia berharap agar pemerintah bisa membantu, minimal tempat tinggal yang layak untuk cucunya tersebut.

"Saya hanya terus berdoa supaya dia bisa berhasil terus menjadi pesilat yang lebih baik lagi," ujarnya.

Lulu Rohma sepupu Abdul Malik, dia sangat gembira saat mendengar Ai sapaan akrab Malik mendapatkan juara.

"Senang sekali, kami sampai berteriak saat nonton Ai bertanding, sebab sebelum bertanding ia minta didoakan," jelasnya.

Ia mengatakan, Ai merupakan sosok yang humoris, suka bercanda dan tidak sombong. "Semalam saya langsung berikan selamat," katanya. (*)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved