Ahmad Dhani: Saya Tidak Umpat Banser

Ahmad Dhani menjadi sasaran kemarahan massa yang menolak gerakan #2019GantiPresiden sebab muncul informasi

Ahmad Dhani: Saya Tidak Umpat Banser
Tribunnews
apel banser 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SURABAYA - Ahmad Dhani menjadi sasaran kemarahan massa yang menolak gerakan #2019GantiPresiden sebab muncul informasi dia mengumpat Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.

Umpatan itu muncul dalam video blog yang dibikin Dhani di dalam Hotel Majapahit, Surabaya, Minggu (26/8).

"Saya tidak bilang begitu, lihat saja di dalam video saya nggak ngomong," ujarnya kepada wartawan di Hotel Elmi, Surabaya.

Terkait imbauan polisi agar dirinya segera kembali ke Jakarta, Dhani mengatakan dirinya masih punya kegiatan di Surabaya dan sekitarnya.

"Saya kan belum mau pulang, lha aku k esini mau liburan kok bersama keluarga," ungkapnya. Musisi pentolan Dewa 19 ini mengatakan masih banyak kegiatan yang harus diselesaikannya sehingga ia baru kembali ke Jakarta pada Kamis (30/8) pekan depan.

"Masih ingin mendirikan posko-posko di Sidoarjo dan segala macam, terkait koordinasi dengan relawan saya" ucapnya. Dhani mempersilakan kalau ada yang ingin datang saat acara pendirian posko di Surabaya dan Sidoarjo pada Senin.

Dia tidak ingin kehilangan hak sebagai warga negara dalam melakukan kegiatan politiknya. "Kalau memang saya diusir dari Surabaya ya saya akan ke Sidoarjo, misalnya begitu lho" kata Dhani.

Ahmad Dhani telah berada di Surabaya pada Sabutu (25/8). Ia sempat makan bersama relawan #2019GantiPresiden menikmati kuliner khas Surabaya, lontong balap, di kawasan Kranggan.

Kegiatan Dhani cs di Surabaya mendapat tandingan dari koalisi Cinta NKRI Jawa Timur. Mereka menggelar aksi di depan Hotel Majapahit, tempat Dhani menginap. Massa membentangkan spanduk meminta Ahmad Dhani tidak mengelar deklarasi #2019GantiPresiden, sekira pukul 09.30 WIB.

Ahmad Zazuli, Korlap Koalisi Cinta NKRI menjelaskan setelah melakukan berorasi pihaknya bermaksud menemui Ahmad Dhani secara langsung untuk menyampaikan pesan agar jangan menggelar aksi deklarasi tersebut.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved