Breaking News:

Pengakuan Pembunuh Sadis Pasangan Pendeta di Malalayang, Divonis Mati Demi Istri Namun Diceraikan

"Kami bertiga, tapi diperintahkan oleh satu orang. Yang memerintahkan kami adalah menantu dari korban bernama RR," ucap dia.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengakuan Fadli Pembunuh Pasangan Pendeta di Malalayang, Divonis Mati Demi Istri Namun Diceraikan

Kening Fadli Torindatu tampak mengkerut ketika menceritakan aksinya yang tega menghabisi nyawa dua pendeta di Kecamatan Malalayang pada tahun 2010 lalu.

Pria bertato tersebut menarik nafas panjang ketika hendak menceritakan kejadian kelam waktu itu.

"Saya lakukan itu karena tekanan hidup," ujar Fadli dengan nada pelan, ketika ditemui Tribunmanado.co.id, di Lapas Manado, Minggu (26/8/2018).

Matanya tampak kosong menatap ke jendela ketika ingin melanjutkan cerita tersebut.

"Istri saya waktu itu sudah hamil tua, dan saya tak punya biaya untuk membawanya ke puskesmas ataupun rumah sakit," beber dia.

Bahkan ia mengaku tak sendirian melakukan aksi tersebut.

"Kami bertiga, tapi diperintahkan oleh satu orang. Yang memerintahkan kami adalah menantu dari korban bernama RR," ucap dia.

Kepada dirinya RR menjanjikan akan memberikan uang senilai Rp 10 juta dan satu buah motor.

"Waktu itu saya masih bilang pikir-pikir dulu, tapi karena istri sudah dekat lahiran maka saya iyakan permintaan tersebut," aku dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved