Media Asing Beritakan Dua Penalti yang Diberikan Wasit Hingga Indonesia Kalah dari UAE
Di waktu normal, tim besutan Luis Milla itu tertinggal dari UEA melalui gol Zayed Al-Ameri melalui penalti pada menit ke-20...
TRIBUNMANADO.CO.ID - Timnas U-23 Indonesia kalah dramatis di babak 16 besar Asian Games 2018 melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (25/8/2018).
Kekalahan timnas U-23 Indonesia dari UEA pun turut diwartakan Fox Sports Asia.
Judul artikel yang dimuat dalam media tersebut ialah "Asian Games 2018: Indonesia pay the penalty against UEA (Indonesia membayar penalti melawan UEA)".
Memang, skuat Garuda Muda kalah dari dari timnas U-23 UEA melalui babak adu penalti.
Di waktu normal, tim besutan Luis Milla itu tertinggal dari UEA melalui gol Zayed Al-Ameri melalui penalti pada menit ke-20.
UEA mendapatkan sepakan penalti tersebut dikarena Zayed tersandung Andy Setyo di kotak terlarang.
Tujuh menit berselang timnas U-23 Indonesia berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-52 melalui Beto Goncalves.
Namun, Zayed Al-Ameri kembali mencetak gol kedua UEA melalui penalti di menit ke-65.
Baca: Luis Milla Sebut Indonesia Main dengan Hati Namun Kalah dengan Sadis,Ini Pesannya Sebelum ke Spanyol
Saat injury-time, Stefano Lilipaly mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melawan UEA.
Laga dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu namun tidak ada gol tercipta.
(Baca Juga: Tak Hanya Lolos ke Perempat Final, Timnas U-23 Vietnam juga Pertahankan Prestasi Gemilang di Asian Games 2018)
Adu penalti pun dilakukan, dua eksekutor penalti timnas U-23Indonesia Septian David dan Saddil Ramdani gagal melakukan tugasnya.
Sementara di kubu UEA, hanya satu penendang sepakan penalti yang gagal yakni Abdulla Ghanem.
UEA pun menang 4-3 atas timnas U-23 Indonesia dalam babak adu penalti dan melaju ke perempat final Asian Games 2018.
Rekam Jejak wasit kontroversial
Pertandingan timnas Indonesia melawan Uni Emirat Arab dalam ajang Asian Games 2018 berlangsung menegangkan, pada Jumat (24/8/2018).
Indonesia sempat tertinggal lebih dulu karena wasit memberi penalti untuk UEA dan berhasil membuahkan satu gol. Indonesia kembali menyamakan posisi dengan gol cantik dari Beto.
Baca: 15 Fakta Uni Emirat Arab yang Timnasnya Jadi Lawan Indonesia di Babak 16 Besar Asian Games 2018
Namun wasit kembali memberi pinalti untuk EUA dan kedudukan berubah 2-1 untuk keunggulan UEA dan berhasil dibalas lagi oleh Stefano Lilipaly hingga berakhir 2-2.
Sayang Indonesia akhirnya kalah adu penalti dengan skor 3-4.
Drama pengusiran asisten pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti juga mewarnai pertandingan sore hari itu.
Jelas saja nama wasit yang memimpin laga kali ini, Evans Shaun Robert menjadi sorotan penonton.
Banyak yang menilai keputusan Shaun berat sebelah pada UEA dan merugikan timnas Indonesia.
Baca: 14 Fakta Venezuela, Negara yang Sedang Alami Krisis Ekonomi Terparah
Siapakah Evans Shaun Robert ini sebenarnya? Dia adalah wasit asal Australia yang ternyata juga pernah jadi buah bibir warga Indonesia.
Shaun sebelumnya pernah menjadi wasit dalam pertandingan panas antara Persija Jakarta vs Persib Bandung pada ajang Liga 1 di Stadion Manahan, Solo.

Laga yang berlangsung pada Jumat (3/11/2017) ini mempertemukan dua musuh bebuyutan dengan pendukung fanatik.
Kala itu, Shaun Robert membuat keputusan kontroversial saat menganulir gol oleh striker Persib, Ezechiel N'douassel pada menit ke-27.
Baca: Klasemen Sementara Perolehan Medali Asian Games 2018, Indonesia 9 Emas hingga Jumat Pukul 17.30 WIB
Eze berhasil mencetak gol lewat sundulan bola hasil umpan silang Supardi.
Bola jelas masuk ke gawang Persija, tapi dianulir oleh Shaun Robert Evans.
Jelas saja itu membuat bobotoh Maung Bandung geram setengah mati.
Apalagi alasan Shaun Robert menganulis gol itu karena dia mengaku tidak melihat bola sundulan Eze masuk ke gawang Persija.
Baca: Inilah 6 Fakta Jafro Megawanto, Mantan Tukang Lipat Parasut, Peraih 2 Emas Asian Games 2018
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar marah bukan kepalang atas alasan yang menurutnya aneh itu.
Sepanjang kariernya, Shaun pernah memimpin Liga Super China tahun 2013/2014 dan satu laga Final Chinese FA Cup.
Wasit berusia 30 tahun ini juga memimpin sejumlah pertandingan di Asian Games 2018 dan telah mengeluarkan tiga kartu kuning selama jalannya AG2018.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda setuju bahwa keputusan Shaun Robert berat sebelah pada laga kali ini?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ist_20180825_130006.jpg)