Nelayan Sitaro Pilih Perkirkan Perahu Akibat Gelombang Tinggi

Akibat gelombang tinggi yang terjadi di perairan Sitaro, Sulawesi Utara, dan sekitarnya, sejumlah nelayan enggan melaut.

Nelayan Sitaro Pilih Perkirkan Perahu Akibat Gelombang Tinggi
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Perahu tertambat di tepi pantai Sitaro, Sulawesi Utara, Kamis (23/08/2018) akibat gelombang tinggi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Akibat gelombang tinggi yang terjadi di perairan Sitaro, Sulawesi Utara, dan sekitarnya, sejumlah nelayan enggan melaut.

Mereka memilih menambatkan perahu-perahu.

Tindakan tersebut dipilih oleh nelayan karena mereka takut melaut.

Sebab mereka merupakan nelayan tradisional yang menggunakan perahu yang tidak terlalu besar.

Seperti yang dikatakan oleh Markus Sasue, nelayan dari Siau Barat.

Bahwa sebagai nelayan kecil memilih menambatkan perahu, sebab dalam berapa hari terakhir gelombang tinggi masih mengintai perairan Sitaro.

"Tidak mau ambil risiko, baiknya pilih tambatkan perahu," katanya, Kamis (23/08/2018).

Lanjut dia, saat ini gelombang tinggi di perairan Sitaro dan sekitarnya tidak dapat diprediksi, karena sewaktu-waktu langsung berubah ekstrim, dan pasti menyulitkan nelayan.

"Jadi untuk saat ini sambil menunggu ada perubahan cuaca membaik, saya ke kebun untuk membersikan tanaman pala," kata dia.

Sementara, nelayan yang lain, S Hormati juga memilih tidak melaut karena melihat gelombang tinggi.

"Saya tidak memaksakan jika kondisi ombak masih tinggi," katanya.

Karena, kata dia lagi, mereka hanya nelayan kecil yang menggunakan perahu tidak terlalu besar.

"Nelayan kecil seperti kami pastinya perahu juga kecil. Jadi tidak dapat bertahan dengan kondisi gelombang tinggi. Mungkin beda cerita dengan nelayan yang menggunakan kapal pajeko yang ukuran besar dan dapat menampung berapa orang," akhirnya menjelaskan. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis:
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved