Kaum Duafa di Bitung Bahagia Mendapat Pembagian Paket Daging Hewan Kurban

Rahman penerima daging kurban nampak semringah, di tangannya membawa kupon untuk mengambil daging hewan kurban

Kaum Duafa di Bitung Bahagia Mendapat Pembagian Paket Daging Hewan Kurban
Tribun manado / Alpen Martinus
Pemotongan hewan kurban di Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Umat Islam di Bitung berbahagia, lantaran mereka bisa melaksanakan salat Idul Adha bahkan memotong hewan kurban, Selasa (22/8).

Di semua masjid dan beberapa lokasi di Bitung terlihat pemotongan hewan kurban, baik itu sapi ataupun kambing.

Di Masjid Agung Nurul Huda Bitung melakukan pemotongan hewan kurban.

"Kalau kami tahun ini memotong sapi enam ekor dan kambing satu ekor, semua merupakan sumbangan dari jamaah, dan ada peningkatan dari tahun sebelumnya," ujar Saleh Balango, imam masjid.

Beberapa kejadian unik terlihat saat panitia pemotongan hewan kurban hendak menyembelih sapi, semisal panitia nampak berjibaku menumbangkan sapi agar mudah disembelih.

Terlihat sapi yang hendak dipotong berusaha untuk melawan, sudah coba ditumbangkan namun tetap bisa berdiri kembali, sehingga panitia terlihat kewalahan, namun akhirnya bisa ditumbangkan bersama.

Sapu yang sudah dipotong kemudian dikuliti dan diambil dan dipisahkan dari bagian dalam dan dagingnya, kemudian dibagi-bagi sesuai dengan takarannya.

"Satu keluarga akan dapat satu kilogram daging," ujarnya.

Ia menjelaskan, daging kurban tersebut akan diberikan kepada para janda, fakir miskin, dan kaum duafa.

"Nanti kalau ada kelebihan baru kita bagikan kepada yang lain, termasuk dari non-muslim juga," jelasnya.

Dari hewan kurban tersebut akan dijadikan 400 paket. Penerima daging kurban sudah diberikan kupon.

"Kami berharap dengan hewan kurban ini semua penerima bisa menikmati daging hewan kurban, dan bisa termotivasi untuk bisa berkurban pada tahun berikutnya," jelas dia.

Rahman penerima daging kurban nampak semringah, di tangannya membawa kupon untuk mengambil daging hewan kurban.

"Ini ambil daging untuk ibundanya yang sudah janda, dan biasanya daging ini kami buat sate, atau tulangnya bisa dibuat sup," katanya. (amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved