Breaking News:

Kebakaran Lahan

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara Memburuk

357 titik api masih terpantau satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Editor: Aldi Ponge
Sebaran titik panas yang terpantau dari Satelit Modis, Kamis (16/8/2018) 

Hal ini disebabkan semakin parahnya kabut asap yang melanda Kota Pontianak dan sebagian wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman mengatakan, proses belajar mengajar diliburkan mulai hari Senin (20/8/2018) hingga Rabu (22/8/2018).

"Kegiatan belajar mengajar seperti biasa dilakukan kembali pada hari tanggal 23 Agustus 2018," ujar Suprianus, Minggu (19/8/2018).

5. Bupati Karolin turun tangan padamkan api

 Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa saat berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Kecamatan Mandor, Senin (20/8/2018)

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turun tangan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di dua desa yang terdapat di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Senin (20/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karolin mengajukan permohonan bantuan water bombing untuk kebakaran yang terjadi di wilayah perkebunan PT Condong Garut yang terletak di Desa Ngarak, Kecamatan Mandor.

"Pemda Landak bersama TNI dan Polri bahu membahu dan berupaya semaksimal mungkin untuk menanggulangi kebakaran hutan yg terjadi di wilayah kabupaten Landak," kata Karolin saat dihubungi, Senin (20/8/2018) sore.

Karolin menambahkan, masyarakat untuk tidak lagi membakar lahan saat membuka ladang.

"Mari kita manfaatkan lahan yang ada dengan pengelolaan yang lebih baik, karena jika pembakaran lahan ini terus terjadi, maka akan banyak dampak yang kita rasakan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalbar, dari Pasokan Air Kurang hingga Kualitas Udara Memburuk", https://regional.kompas.com/read/2018/08/21/08213011/5-fakta-kebakaran-lahan-di-kalbar-dari-pasokan-air-kurang-hingga-kualitas.
Penulis : Michael Hangga Wismabrata
Editor : Farid Assifa

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved