Breaking News:

Kebakaran Lahan

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara Memburuk

357 titik api masih terpantau satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Editor: Aldi Ponge
Sebaran titik panas yang terpantau dari Satelit Modis, Kamis (16/8/2018) 

"Perumahan Purnama Elok ini sudah terjadi dari kemarin sampai tadi malam, tadi pagi dapat laporan nyala lagi dan kita kesini," ujar Wawan, Senin (20/8/2018).

Tembok tinggi yang mengelilingi perumahan Elok di Jalan Purnama cukup untuk menahan api.

Sementara itu, lokasi di sekitar perumahan tersebut merupakan semak dan gambut yang cukup tebal dan langganan kebakaran lahan.

2. Kualitas udara di Kalbar buruk

 Suasana di Bandara Internasional Supadio Pontianak akibat kabut asap (20/8/2018)

Berdasarkan pembaruan pemantauan titik panas (hotspot) dari satelit pengolahan data Lapan pada tanggal 20 Agustus 2018 mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB yang dirilis BMKG terpantau sebanyak 357 hotspot masih berada di wilayah Kalbar.

Titik api tersebut tersebar di 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Barat, diantaranya Kabupaten Sambas 37 titik, Mempawah 22 titik, Sanggau 50 titik, Ketapang 60 titik, Sintang 17 titik, Kapuas Hulu 4 titik, Bengkayang 18 titik, Landak 28 titik, Sekadau 11 titik, Kayong Utara 12 titik Melawi 16 titik, Kubu Raya 79 titik, Kota Pontianak 1 titik dan Kota Singkawang 2 titik.

Berdasarkan indeks standar pencemaran udara (Ispu) dari BMKG, kualitas udara di Pontianak masuk dalam level berbahaya pada pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB.

Kualitas udara berangsur menurun, namun masih dalam level sangat tidak sehat.

3. Jarak pandang terbatas

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved