Ridho Slank Ingin Menyelam di Laut Lembeh
Siapa sangka jika seorang publik figur sekelas Mohammad Ridwan Hafiedz atau lebih dikenal Ridho Slank sangat peduli dengan lingkungan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Siapa sangka jika seorang publik figur sekelas Mohammad Ridwan Hafiedz atau lebih dikenal Ridho Slank sangat peduli dengan lingkungan.
Bahkan di tengah kesibukannya dalam berkarir, ia masih menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan menghadap laut yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
"Saya sengaja datang kemari dari Makassar kemarin sore untuk menghadiri kegiatan menghadap laut ini, mewakili pandu laut juga sebagai pendiri pandu laut juga," katanya.
Ia mengaku senang berada di Kota Bitung, Sulawesi Utara, padahal sebenarnya ada 73 titik dari Aceh sampai ke Papua.
"Kami kumpulkan semua publik figur yang care sama laut, untuk bersama menghadap laut dan melakukan bersih-bersih laut," katanya.
Ia juga mengetahui bahwa Indonesia merupakan penghasil sampah terbesar ke dua di Dunia.
"Saya di sini mau kampanye untuk mengurangi sampah plastik, makanya saya juga sekarang kalau mau kemana-mana bawa tumbler sendiri," katanya.
Ia juga memang sudah lama berencana ke Kota Bitung.
"Kota ini merupakan kota pelabuhan, kalau kita lihat di LN ini sudah menjadi kota berkembang," katanya.
Kalau lautnya bersih, dampaknya ekosistem lautnya pariwisata dan diving-nya akan jauh lebih berkembang.
"Sebenarnya sudah lama saya ingin ke Lembeh dan ingin diving di sini,tapi sayangnya tidak sempat diving," katanya.
Ia menyayangkan, harusnya Bitung ekonominya punya perkembangan banyak.
"Soalnya di sini kapal berbendera asing banyak, juga banyak ilegal fishing di sini , harusnya masyarakat lokal yang menguasai," katanya.
Ridho juga kaget saat mengetahui ternyata pulau Lembeh hanya berjarak tak jauh dari Kita Bitung.
"Kayak sedikit kemarin, kalau banyak sebenarnya saya mau pakai juga, sebenarnya ingin diving tapi waktunya tidak cukup, padahal pas menginap di Lembeh," ujarnya.
Ia juga sangat menyukai laut Bitung, dan menurutnya kalau lautnya sehat harusnya ikannya juga besar.
"Saya juga ingin eksplore Manado," katanya.
Ia juga sangat setuju jika penenggelaman kapal dilakukan.
"Itu bagian dari amanat undang-undang, dan kan ada klasifikasinya juga, dan akan sangat bermanfaat untuk terumbu karang dan rumah ikan," jelasnya. (Tribunmanado.co.id/Alpen Martinus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ridho-slank_20180820_230624.jpg)