Breaking News:

Mediasi Gagal, KPU dan Gerindra Tak Sepakat, Herry Kereh Tak Diakomodir Jadi Caleg

KPU Sulawesi Utara (Sulut) dan Partai Gerindra tak menemui kata sepakat di meja mediasi.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Herry Kereh (kemeja putih). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - KPU Sulawesi Utara (Sulut) dan Partai Gerindra tak menemui kata sepakat di meja mediasi.

KPU Sulut tetap menolak Herry Kereh untuk diakomodir sebagai caleg DPRD Sulut.

Komisioner KPU Sulut, Meidy Tinangon mengatakan, selanjutnya KPU akan melanjutkan tahap sidang adjukasi sengketa pemilu yang sidangkan Bawaslu

"Mediasi dengan Gerindra tak capai kesepakatan, maka lanjut sidang adjukasi," ujar Meidy usai sidang di Kantor Bawaslu Sulut, Senin (20/8/2018).

Herker sebelumnya dianulir pencalonannya di DPRD Sulut dapil I Kota Manado.

KPU berpedoman aturan PKPU yang melarang mantan terpidana bandar narkoba, pelecehan seksual anak dan korupsi untuk jadi caleg.

Herker mengatakan pada mediasi ini tidak ada kesepakatan.

"Setelah tidak ada kesepakatan di mediasi oleh Bawalsu kami tetap pertahankan apa yang kami perjuangkan, menyangkut persyaratan karena kami sudah memenuhi syarat menurut kami," ujar Herker.

Mediasi dihadiri petinggi Gerindra, ketua DPD Sulut Wenny Lumentut, Sekretaris DPD Melki Pengembangan dan Caleg Herry Kereh.(Tribun Manado/Ryo Noor)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved