Dalam Dua Hari Lombok Dilanda Puluhan Gempa

Dari data yang tercatat, hempa susulan ini yang terus berulang dalam periode empat jam.

Dalam Dua Hari Lombok Dilanda Puluhan Gempa
youtube
Gili Trawangan pasca gempa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa susulan dengan kekuatan 5,2 SR kembali mengguncang Lombok, Senin (20/8), sekitar pukul 08.30. Sejak Minggu (19/8), Lombok dan daerah sekitarnya dilanda puluhan gempa.

Dilansir dari BBC, Hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Senin ini brlangsung di kedalaman 10 kilometer, dnegan pusat gempa berada 32 kilometer sebelah timur laut Lombok Timur, NTB.

Gempa susulan ini yang terus berulang dalam periode empat jam. Sebelumnya, pada pukul 06.29 WIB, terdapat guncangan sebesar 4,8 SR, dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di laut sejauh 34 kilometer sebelah timur laut Lombok Utara.

Selanjutnya, pada pukul 04.21 WIB dan 04.50 WIB terjadi gempa, masing-masing sebesar 5,0 SR dan 5,2 SR.

Sebelumnya, tepatnya pada pukul 01.25 WIB, BMKG mencatat terjadi 22 aktivitas gempa susulan, di antaranya tiga gempa yang dirasakan warga.

Guncangan berkekuatan tujuh pada skala Richter (SR) Minggu (19/8), dengan korban paling tidak dua orang akibat tertimpa bangunan.

Gempa tersebut mengakibatkan kebakaran setelah rumah roboh di sekitar permukiman warga Desa Bungin Pulau Bungin Kabupaten Sumbawa NTB.

Sementara itu Palang Merah Indonesia melalui cuitannya menyatakan, "Paska gempa bumi yang kembali terjadi (di Mataram). Listrik padam. Warga berhamburan di jalan." Guncangan keras yang terjadi sempat menyebabkan pengungsi di tenda-tenda terbangun.

"Gempanya cukup kuat. Semua bergoyang. Kami tengah tidur di tenda, dan tiba-tiba ada guncangan...semua orang lari ke jalan, berteriak dan menangis," kata seorang warga Agus Salim kepada kantor berita AFP.

Data Badan Survei Geologi AS (USGS) menyebutkan bahwa pusat gempa berada 6,3 kilometer sebelah timur laut Sembalun, salah satu kecamatan di kabupaten Lombok Timur, yang berada di bawah kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. (*)

Editor: Charles_Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved