Menteri Susi Lepas 3 Penyu Langka Hasil Sitaan BKIPM Manado

BKIPM Manado memberikan tiga penyu langka kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk dilepasliarkan dalam kegiatan Menghadap Laut.

Menteri Susi Lepas 3 Penyu Langka Hasil Sitaan BKIPM Manado
ISTIMEWA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memegang penyu yang diberikan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado untuk dilepasliarkan dalam kegiatan Menghadap Laut di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (19/08/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado memberikan tiga penyu langka kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk dilepasliarkan dalam kegiatan Menghadap Laut di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (19/08/2018).

Menteri Susi tampak antusias melepas tiga penyu langka tersebut dan berpesan agar masyarakat tidak memburu biota laut tersebut.

"Penyu adalah biota laut yang dilindungi, jadi jangan diburu atau dikonsumsi," kata dia.

Tak lupa ia meminta agar masyarakat menjaga kebersihan laut.

"Laut itu masa depan bangsa, jadi harus dijaga. Jangan buang sampah plastik ke laut, karena akan merusak kesehatan laut kita," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKIPM Manado M Hatta Arisandi mengatakan ketiga penyu tersebut diserahkan secara sukarela oleh masyarakat desa Tumbak Minahasa Tenggara.

"Jadi ketika kami bujuk untuk dilepasliarkan, mereka langsung menyerahkan 3 penyu itu dan sekarang sudah kembali ke laut," kata Hatta.

Ia menambahkan BKIPM Manado secara konsisten terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana menjaga keberlangsungan biota laut.

"Salah satunya kami selalu berikan kampanye pada masyarakat untuk tidak membuang sampah plastik di laut. Karena mikro plastik ketika dikonsumsi ikan, lalu manusia mengkonsumsi ikan tersebut akan sangat berbahaya," tegasnya.

Hatta juga mengaku sudah berulang kali melakukan pelepasliaran penyu.

"Sudah berapa kali, pernah juga kami lepasliarkan di Pantai Tumbak dan semuanya penyu langka dan dilindungi. Kami juga memasang GPS pada penyu yang dilepas untuk memonitor pergerakannya," tandas Hatta.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved