Tiga Putra Putri Sulut Bertugas di Istana: Jadi Protokol dan Paskibraka

Tiga putra dan putri dari Sulawesi Utara ambil bagian pada upacara bendera di Istana Negara, Jumat (17/8/2018). Zefanya Otniel

Tiga Putra Putri Sulut Bertugas di Istana: Jadi Protokol dan Paskibraka
antara
Penyelam kibarkan bendera di dasar laut Pantai Malalayang, Jumat (17/8/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Tiga putra dan putri dari Sulawesi Utara ambil bagian pada upacara bendera di Istana Negara, Jumat (17/8/2018). Zefanya Otniel Frans Rompis dan Ribka Yuliana Syaloom Owu sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Kemudian Bripda Caesaria Omega Putri Pesik, master of ceremy atau protokol pada upacara detik-detik Proklamasi yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Zefanya merupakan siswa SMA Advent Klabat Airmadidi. Ia mengikuti seleksi sejak dari Kabupaten Minahasa Utara. Setelah lolos, Zefa menjadi utusan Kabupaten yang dipimpin Vonnie Anneke Panambunan itu ke Provinsi Sulut. Provinsi kemudian mengutusnya mengikuti seleksi nasional dan dinyatakan lolos.

Ribka adalah siswa SMA SMA 2 Ratahan, Minahasa Tenggara. Perjuangannya tak sia-sia. Ia bisa lolos jadi Paskribraka di Istana Negara.
Sejak di bangku SD, ia dikenal sebagai anak tangguh dan berprestasi.

Sering juara kelas dan menjadi pemimpin di sejumlah organisasi. Ribka mulai tertarik dengan aktivitas Pasukan Baris-berbaris (PBB) saat dirinya masih SD. Ia mulai berlatih dengan fokus dalam kelompok Paskibraka di SMP. Kerja kerasnya membuahkan hasil.

Nindi Pangemanan, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Mitra mengatakan, Ribka masuk dalam pasukan 17 dan bertugas pada upacara penurunan bendera.

"Ini sejarah di Kabupaten Mitra, satu orang putri terbaik bisa lolos menjadi paskibraka nasional mewakili Provinsi Sulut," kata Boyke Akay, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mitra.

Kepada tribunmanado.co.id, usai pelaksanaan malam tos kenegaraan di Wale Wulan Lumintang Ratahan, Boyke mengaku prestasi dari Ribka sangat membanggakan pemerintah dan masyarakat Mitra.

Tak hanya membawa harum nama daerah Mitra ke tingkat nasional, melainkan seluruh masyarakat yang ada di bumi Nyiur Melambai. "Hasil ini tak lepas dari dukungan Bupati Mitra James Sumendap," katanya.
Dia berharap ke depan akan ada penerus dari Ribka yang membanggakan dan mengharuskan daerah Mitra di kancah provinsi hingga nasional.

"Prestasi Ribka kiranya menjadi motivasi dan penyemangat bagi kaula muda di Mitra untuk mau dan menunjukkan prestasinya diberbagai bidang sesuai dengan bakat serta talenta yang dimiliki," tandasnya.

Satu lagi putri yang membanggakan Sulut. Bripda Ega, sapaan Caesaria. Ia merupakan utusan dari Polri untuk menjadi protokol upacara di Istana. Kesehariannya bertugas di Satuan Penjinak Bom (Sat Jibom) Pasukan Gegana Korps Brimob Polri yang dilabeli ‘One Man One Bomb’. Gadis belia berusia 20 tahun ini adalah purna paskibraka Kota Manado.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved