Laos vs Indonesia: Hadiah HUT RI dari Beto

Beto Goncalves, penyerang tim nasional Indonesia, termotivasi meraih kemenangan atas tim nasional Laos pada pertandingan

Laos vs Indonesia: Hadiah HUT RI dari Beto
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pesepak bola Indonesia Stefano Lilipaly merayakan golnya pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi Minggu (12/8/2018). Timnas Indonesia menang dengan skor 4-0. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Beto Goncalves, penyerang tim nasional Indonesia, termotivasi meraih kemenangan atas tim nasional Laos pada pertandingan penyisihan grup A cabang olahraga sepak bola putra Asian Games 2018 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (17/8). Beto Goncalves ingin memberikan hadiah berupa kemenangan kepada masyarakat Indonesia.

Pertandingan ini datang di momen yang pas. Indonesia merayakan HUT kemerdekaan ke-73. Beto Goncalves mengatakan momen tersebut akan membuat timnya jadi lebih bersemangat saat bermain melawan Laos.

"Kami pasti lebih bersemangat, kami akan bermain lebih baik. Besok adalah hari kemerdekaan, stadion akan sangat ramai. Kami harus meraih kemenangan dan fokus 100 persen untuk memberikan hadiah bagi masyarakat Indonesia," ujar Beto, Kamis (16/8).

Meraih kemenangan atas Laos adalah hal yang krusial bagi Beto dkk. Indonesia membutuhkan kemenangan atas Laos untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar Asian Games 2018. Selain meraih kemenangan atas Laos, Indonesia juga harus meraih kemenangan atas Hong Kong pada laga terakhir.

Perjuangan Indonesia jadi berat karena mengalami kekalahan 1-2 dari Palestina, Rabu (15/8). Skuat asuhan Luis Milla harus melupakan kekalahan tersebut dan membangkitkan semangat untuk menghadapi Laos.

"Kalah menang itu biasa. Game pertama kita menang, kita senang. Game kedua kita kalah, kita sedih. Tapi kita harus angkat kepala," kata Beto.

Untuk meraih kemenangan Indonesia akan fokus pada penyelesaian akhir serangan. Menurut Beto penyelesaian akhir timnya kurang baik saat pertandingan melawan Palestina.

Timnas U-23
Timnas U-23 (istimewa)

"Kami pikir Laos tidak terlalu kuat seperti Palestina, jadi kita harus bisa memanfaatkan setiap peluang," ujar pemain naturalisasi itu.

Meraih kemenangan atas Laos tidak akan mudah. Laos memiliki permainan yang solid dan para pemainnya lincah. Asisten pelatih tim nasional Indonesia Bima Sakti meminta anak-anak asuhannya tampil lebih solid dan belajar dari kekalahan pada laga sebelumnya.

Indonesia akan tampil dalam komposisi yang berbeda. Ini termasuk merombak formasi false nine yang sebelumnya digunakan. Formasi tanpa penyerang utama itu dinilai kurang efektif. Stefano Lilipaly sulit mendapatkan ruang gerak.

"Semua pemain di sini penting, seperti kami menentukan 20 pemain. Sangat sulit karena semua punya kualitas yang sama, tapi bila perlu dilakukan (rotasi, red) harus kami lakukan," ujar Bima.

Di atas kertas Indonesia lebih bagus dari Laos. Mereka menang atas Taiwan dengan skor 4-0, sedangkan Laos harus menyerah 3-1. Laos menjadi penghuni paling bawah klasemen Grup A tanpa torehan poin setelah dua laga kekalahan.

Indonesia tidak bisa diperkuat oleh bek Bagas Adi Nugroho. Bagas mengalami cedera cukup parah.

Ia sampai harus dilarikan ke rumah sakit di seputaran Senayan untuk mendapatkan tindak lanjut medis. Dokter Timnas U-23 Indonesia Syarif Alwi turut mengantarkan Bagas yang menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).

"Bagas Adi terpaksa tidak ikut latihan hari ini karena kemarin dia mengalami cedera pada engkelnya," kata Syarif.
Nazar Nurzaidin dari Barito Putera disiapkan untuk menjadi pengganti peran Bagas. Nazar tampak sudah bergabung dalam latihan skuat Merah Putih pagi tadi. (Tribunnews/deo/rey)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved