Akhirnya Terbongkar, Luhut Bocorkan Alasan Prabowo Tolak AHY
Selain membawa gerbong Partai Demokrat, AHY juga sudah punya banyak followers dengan karismanya.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Prabowo Subianto tidak bisa menggandeng Agus Harimurti Yudhoyono dan lebih memilih Sandiaga Uno sebagai bakal calon Wakil Presiden, mengapa ?
Jenderal (Purn) TNI Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan alasannya.
Diketahui AHY diusulkan oleh Partai Demokrat untuk maju menjadi cawapres Prabowo.
Selain membawa gerbong Partai Demokrat, AHY juga sudah punya banyak followers dengan karismanya.
Luhut Binsar Pandjaitan membocorkan sedikit alasan capres Prabowo Subianto tak memilih AHY sebagai pendampingnya
Luhut mengungkapkan hal tersebut melalui video yang kemudian dipsting di kanal Youtube Najwa Shihab pada Selasa (14/08/2018).
Luhut mengaku sudah lama mengenal, bahkan dekat dengan Prabowo Subianto yang pernah menjadi wakilnya saat di kopasus.
Hingga ketika bertemu Prabowo, Luhut bisa membahas bermacam hal dengan Prabowo.
"Saya pernah tanya waktu itu, kamu mau wakilmu yang mana sih?" tanya Luhut.
"Kalau kita mayor kan kita tau bagaimana cara berpikirnya mayor," terang Luhut sambil meniru ucapan Prabowo.
Jawaban Prabowo tersebut membuat Luhut berfikir jika buah hatinya pun ada yang berpangkat Mayor.
"Anak saya kan juga mayor, lagi sekolah di Amerika..pas kirim foto ke ibunya, dia lagi mengunjungi pabrik pesawat terbang," paparnya.
"Saya kira-kira otak mayor gini gini lah..jadi plus minus lah," sambungnya.
Luhut melanjutkan, tak mungkin AHY dipilih Prabowo menjadi pendampingnya, karena bisa saja hal tersebut mempengaruhi psikologinya.
"Tidak mungkin Pak Prabowo mau wakilnya (AHY), secara psikologi buat dia juga tidak nyaman," ujarnya.
Luhut juga menegaskan bahwa hubungan antara Prabowo dan Sandiaga Uno sangat baik.
"Saya bilang presiden itu. Presiden bilang kok Pak Sandi? Saya kan udah pernah bilang sama bapak, Pak Prabowo tidak nyaman. Masa dia nyaman wakilnya mayor, dia letnan jenderal,"tuturnya.
Jadi, meskipun AHY punya elektabilitas yang tinggi bahkan logistik yang kuat, Luhut mengungkapkan bahwa Prabowo tidak bakal memilih AHY.
"Mengenal Prabowo saya kira saya tau lah beliau, saya pikir dia tidak memilih itu. Saya sempat berpikir kalau saya salah tapi ternyata benar," ungkapnya.
Luhut juga menambahkan bahwa Sandiaga Uno merupakan pilihan yang bagus, meskipun ujar Luhut, Prabowo akan sulit mengalahkan Jokowi di Pilpres 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/prabowo-ahy_20180725_091712.jpg)