Pangdam XIII Merdeka Jamin Keselamatan Keluarga Prajurit Pasukan Garuda

Sebanyak 142 Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang tergabung dalam Pasukan Garuda ini nantinya akan segera masuk Siaga Operasi di PMPP TNI Sentul Bogor.

Pangdam XIII Merdeka Jamin Keselamatan Keluarga Prajurit Pasukan Garuda
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) Tiopan Aritonang 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Hanhdika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka Mayor Jenderal (Mayjen) Tiopan Aritonang menjadi inspektur pada upacara pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/Minusca Car TA 2018, di Lapangan Makodam XIII Merdeka, Rabu (15/8/2018), pukul 07.00 Wita.

Pada kesempatan yang baik ini pangdam mewakili seluruh warga Kodam XIII/Merdeka menyampaikan, selamat atas kepercayaan negara yang diberikan kepada Denzipur-4/Yudha Karya Nyata yang menjadi Main Body Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E/ Minusca CAR TA 2018 untuk melaksanakan tugas negara menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Negara Republik Afrika Tengah.

Lanjut pangdam, perlu diketahui bahwa Satgas Kizi ini merotasi Pasukan Garuda TNI XXXVII-D/Minusca CAR yang main body-nya berasal dari Yonzipur 5/Arati Bhaya Wagina Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur yang telah bertugas di Republik Afrika Tengah selama setahun terakhir.

"Oleh karena itu, kepercayaan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, penuh semangat dan kesungguhan serta dilandasi sikap disiplin yang tinggi," ujar pangdam.

Sebanyak 142 Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang tergabung dalam Pasukan Garuda ini nantinya akan segera masuk Siaga Operasi di PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI Sentul Bogor untuk kemudian diberangkatkan ke negara Republik Afrika Tengah menggantikan Pasukan TNI Konga XXXVII-D menjalankan misi perdamaian PBB di negara tersebut.

"Tugas yang akan dilaksanakan yakni melanjutkan upaya-upaya membantu menciptakan stabilitas dan perdamaian. Terlebih khusus tugas pembangunan infrastruktur di negara yang sedang konflik tersebut, seperti perbaikan jalan, pembuatan jembatan dan kegiatan koordinasi Sipil – Militer lainnya," ujar pangdam.

Kata pangdam, tugas ini tentunya tidaklah ringan. Selain dituntut mengamankan wilayah dan menjalankan berbagai pekerjaan konstruksi, mereka juga harus mampu mengamankan diri dan menyelesaikan tugas pokok satuan.

"Ingat, kalian tidak hanya membawa nama satuan Kodam XIII/Merdeka, tetapi juga membawa nama Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, jaga diri kalian baik-baik; jaga nama baik TNI, Bangsa dan Negara selama bertugas," ujar pangdam. Hindari pelanggaran atau perbuatan yang dapat mencoreng nama baik negara Indonesia; dan laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai koridor yang telah ditentukan oleh PBB," ujar pangdam.

Pangdam meminta pasukan agar menunaikan tugas negara ini dengan penuh keyakinan. Pusatkan perhatian pada tugas-tugas yang akan segera kalian hadapi dan yakinlah bahwa kami semua di sini senantiasa mendoakan keselamatan kalian.

Pangdam mengatakan setiap kegiatan harus direncanakan dengan baik, utamakan faktor keamanan dan terapkan buddy system dengan benar agar tidak terjadi kerugian personel yang tidak perlu.

"Kalian tidak perlu ragu meninggalkan istri, anak dan anggota keluarga lainnya, karena apa yang kalian lakukan pada hakikatnya adalah ibadah untuk men-jalankan tugas negara, dan saya selaku Pangdam XIII/Merdeka akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan, kehormatan dan martabat keluarga kalian di pangkalan," ujar pangdam..

Kata pangdam, ingatlah selalu kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun sulitnya.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved