Kemenko Perekonomian dan Kementan RI Rakor di Tomohon, Petani Bakal Disejahterakan

Kemenko Perekonomian dan Kementan RI bersama Pemerintah Kota Tomohon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Komoditas Florikultura.

TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Rakor bersama Kemenko Perekonomian dan Kementan RI di Show Window Kakaskasen Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kamis (09/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Kementerian Koordinator Bidang (Kemenko) Perekonomian dan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) bersama Pemerintah Kota Tomohon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Komoditas Florikultura.

Rakor bertajuk Membangun Jaringan Kerja Sama Lintas Kawasan Florikultura untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani itu dilaksanakan di Show Window Kakaskasen Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kamis (09/08/2018).

Prof Dr Budi Marwoto selaku Peneliti Utama Balithi Kementerian Pertanian, mewakili Asdep Perkebunan dan Hortikultura Kemenko Perekonomian RI, saat membuka kegiatan mengatakan, Kota Tomohon memiliki potensi yang sangat besar dalam mengangkat produk unggulan hortikultura dan tanaman florikultura.

"Sehingga, ke depan terus membawa dampak positif untuk peningkatan hasil produksi para petani," kata dia.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak kesempatan itu mengatakan, dengan letak geografis Kota Tomohon di ketinggian 500-800 meter di atas permukaan laut, tentu menjadi faktor pendukung dalam pencapaian pengembangan florikultura dan hortikultura atau jenis tanaman bunga dan sayuran.

"Faktor pendukung lainnya bahwa menanam produk seperti ini telah membudaya di masyarakat sejak dulu serta animo masyarakat cukup tinggi untuk mengembangkan produk tanaman bunga dan sayur sebagai sumber pendapatan," jelas Eman saat menyampaikan materi.

"Kami sebagai pemerintah memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian Kota Tomohon melalui berbagai program, termasuk program peningkatan produk pertanian hortikultura dan florikultura sehingga kami berharap pemerintah pusat melalui kementerian Perekonomian dan Kementerian Pertanian, dapat menambah perhatian akan hal ini, di antaranya memfasilitasi para petani melalui berupa pelatihan dalam peningkatan sumber daya manusia bagi petani kaitan pembudidayaan tanaman florikultura dan hortikultura," ujar Eman.

Hadir sebagai pemateri Direktur buah dan florikultura Kementerian Pertanian Sarwo Edhi, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Dr Rudy Soehendi.

Tampak hadir juga ketua Asbindo Kota Tomohon yang juga anggota DPRD Piet Pungus SPd, Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Ir Vonny Pontoh.

Hadir sebagai peserta dari asosiasi bunga, jajaran Dinas Pertanian dari beberapa kabupaten/kota di Indonesia, unsur petani, serta unsur terkait lainnya.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved