PM Malaysia Telepon Jokowi soal Gempa Lombok: Paus Fransiskus Ikut Berbela Sungkawa

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan rasa belasungkawa dan simpatinya atas gempa bumi

PM Malaysia Telepon Jokowi soal Gempa Lombok: Paus Fransiskus Ikut Berbela Sungkawa
Kompas.com
Paus Fransiskus 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyampaikan rasa belasungkawa dan simpatinya atas gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu, 5 Agustus 2018. PM Mahathir menyampaikan hal tersebut melalui pembicaraan telepon kepada Presiden Joko Widodo Selasa(7/8) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

"Yang Mulia Tun Mahathir, terima kasih atas telepon Bapak. Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian pemerintah dan rakyat Malaysia terhadap bencana gempa bumi di Lombok Utara yang juga terasa di Bali dan juga Jawa bagian timur," kata Presiden.

Kepada PM Mahathir, Presiden menceritakan kejadian gempa dan menyampaikan jumlah korban meninggal dunia hingga saat ini yaitu 105 orang dan korban luka-luka sebanyak 236 orang. Saat ini, ucap Presiden, penanganan dampak bencana dan proses evakuasi terus dilakukan, termasuk melakukan evakuasi warga negara asing.

"Sekali lagi, terima kasih atas persaudaraan yang ditunjukkan Malaysia. Terima kasih atas telepon Tun Mahathir yang sedang berada di Jepang," pungkas Presiden Jokowi.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiscus juga mengirimkan ucapan belasungkawa kepada para korban bencana gempa bumi di Indonesia. Dikutip dari www.vatikannews.va dalam sebuah telegram untuk Gereja dan pemerintah sipil di Indonesia, Paus Fransiskus mengungkapkan kesedihannya untuk hilangnya nyawa secara tragis akibat gempa bumi dengan magnitudo 7.0 di Pulau Lombok.

Paus Fransiskus menyatakan solidaritas yang tulus dengan mereka semua yang terdampak secara masif oleh gempa bumi magnitudo 7.0 yang menghantam pulau Lombok, Indonesia di hari Minggu. Dalam telegram ke Gereja Indonesia dan Otoritas Sipil, Bapa Suci mengungkapkan rasa sedih yang mendalam ketika mendapatkan informasi soal hilangnya nyawa yang tragis dan kerusakan bangunan akibat gempa bumi.

Paus mengatakan dirinya berdoa untuk keselamatan jiwa yang meninggal, penyembuhan bagi yang terluka dan penghiburan bagi mereka semua yang bersedih karena kehilangan yang mereka cintai. Paus Fransiskus mendorong upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa.
"Berkat ilahi penghiburan dan kekuatan untuk rakyat Indonesia," kata Paus Fransiskus.

Kemlu Evakuasi WNA

Tim Penanganan WNA Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI bekerja sama dengan Basarnas dan penduduk lokal Gili telah mengevakuasi lebih dari 350 orang, dimana sekitar 90 persennya adalah WNA.

Tim Penanganan WNA telah melakukan upaya evakuasi dari Bangsal sejak Senin (6/8) siang. Dalam siaran pers yang diterima Tribun jumlah WNA di ketiga Pulau Gili adalah sekitar 2.000 orang dan lebih dari 1.800 orang WNA telah dievakuasi.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved