Entah Yesus atau Bukan, Orang yang Terbungkus Kain Kafan Ini Mengalami Penyiksaan Berat

Di saat seseorang dipukul sangat keras, sel darah merah akan pecah dalam darah dan hati akan melepaskan bilirubin

Entah Yesus atau Bukan, Orang yang Terbungkus Kain Kafan Ini Mengalami Penyiksaan Berat
net/abc.net.au

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indikasi penyiksaan berat tergambar dalam kain kafan yang dipercaya membungkus Yesus Kristus saat dimakamkan.

Kain kafan Turin, demikian sebutan selembar kain yang kini tersimpan di Katedral Santo Yohanes Pembaptis di Turin, sebelah utara Italia.

Sebuah tim forensik telah menyelidiki bekas darah yang membekas pada kain kafan tersebut.

Baca: Pesan di Balik Penjara, Ahok Minta Para Pendukung Lakukan Hal Ini Pada Jokowi, Ada yang tak Percaya

Baca: HOROSKOP - Ramalan 12 Zodiak Rabu 8 Agustus 2018, Taurus Wajib Waspada!

Baca: Taurus dan 3 Zodiak Ini Akan Mengalami Perubahan Besar Dalam Hidupnya di Tahun 2018

Penelitian selama empat tahun itu akhirnya menyimpulkan bahwa telah terjadi penyiksaan berat terhadap orang yang tertutup kain kafan tersebut, demikian warta The Express, Selasa (07/08/2018).

Mereka mendapati adanya senyawa yang disebut bilirubin yang mengindikasikan penyiksaan.

Kain Kafan Turin
Kain Kafan Turin (net/wikipedia)

Baca: Hadiri Pemakaman Warga Taas ! Walikota Vicky Lumentut Sebut Hidup Manusia Dalam Rencana Tuhan

Baca: Ulama Sebut Ustaz Abdul Somad Siap Jadi Cawapres, 4 Politisi Ini Berikan Pujian, Satunya dari PDIP

Baca: Sepekan Dibentuk Tim Tambora Polres Bolmong Sudah Berhasil Amankan 50 ABG Miras

Baca: Putri Amin Rais Berlinang Air Mata saat Memohon Ustaz Abdul Somad Maju Jadi Cawapres Prabowo

Klaim tersebut sesuai dengan kisah terkenal di Alkitab yang menggambarkan proses penyaliban Yesus.

Kisah itu mengungkap sang tokoh memanggul salib, dimahkotai duri, prajurit Romawi mencambuknya lalu memaku dia di salib.

Tim itu melakukan penelitian dengan sejumlah percobaan terhadap darah pada kafan yang berwarna merah, bukan cokelat seperti pada umumnya bekas darah pada kain.

Dalam situasi normal, noda merah darah akan mengalami oksidasi oleh sinar ultraviolet dari matahari sehingga berubah menjadi cokelat.

Kenyataannya, pada kain kafan Turin, noda darah tetaplah merah.

Halaman
12
Penulis: maximus conterius
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved