Ariel Berdoa Kasus Video Asusila Cepat Beres: Cut Tari-Luna Maya Ditolak

Kasus video asusila yang menjerat Luna Maya, Cut Tari, dan Nazril Irham alias Ariel Noah kembali mencuat karena adanya

Ariel Berdoa Kasus Video Asusila Cepat Beres: Cut Tari-Luna Maya Ditolak
Cut Tari, Luna Maya, Ariel Noah 


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kasus video asusila yang menjerat Luna Maya, Cut Tari, dan Nazril Irham alias Ariel Noah kembali mencuat karena adanya pegajuan praperadilan atas status tersangka Cut Tari dan Luna Maya yang dilakukan oleh Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Sudah delapan tahun, status tersangka Cut Tari dan Luna Maya menggantung. Hal inilah yang membuat lembaga swadaya masyarakat (LSM) itu ikut bergerak.

LP3HI mengajukan permohonan agar menghentikan penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya. Dalam pengajuan praperadilan tersebut, ada dua termohon yang disebutkan, yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo.

Terkait hal itu Ariel turut berkomentar. Namun, ia tak banyak berkata-kata. Ariel hanya mendoakan semua tindak lanjut kasus tersebut bisa segera tuntas.

"Semoga saja cepat beres," kata Ariel saat ditemui di Rutan Kebon Waru, Bandung.
Sebelumnya, akibat kasus video asusila itu, Ariel pun harus mendekam di balik jeruji. Ia divonis 3,5 tahun penjara. Kala itu, Ariel harus melepas sejenak karier moncernya di industri hiburan. Ia ditahan di Rutan Kebonwaru Bandung. Kemarin, Ariel sengaja mampir ke Rutan Kebonwaru.

"Pas lewat sini, kebetulan pas di Bandung, jadi mampir ke sini sekaligus lihat situasi dan kondisi rutan, terutama melihat ruangan pembinaan kerja (binkar). Dulu saya sempat kerja sama bikin stik drum di sini lalu dijual ke luar," ungkap Ariel.
Ditolak

Hasil putusan praperadilan menyatakan menolak permohonan pihak LP3HI. Putusan disampaikan oleh hakim tunggal Florenssani Susanti. Permohonan tersebut berupa pencabutan status tersangka dan penghentian penyidikan kepada Luna Maya serta Cut Tari dalam kasus video porno di tahun 2010.

"Mengadili dalam eksepsi, menolak eksepsi pemohon satu dalam perkara menyatakan permohonan praperadilan dari pemohon tidak dapat diterima. Membebankan biaya perkara kepada pemohon sebesar nihil, demikian diputuskan pada hari Selasa tanggal 7 Agustus 2018," ucap Florenssani Susanti.

Putusan ini disampaikan atas permohonan yang diajukan oleh LP3HI untuk menghentikan penyidikan kepada dua artis cantik Luna dan Cut Tari.

"Permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memutus memerintahkan para termohon (Kapolri dan Jaksa Agung) untuk merehabilitasi nama baik Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng," bunyi salah satu permohonan dari LP3HI.

Ariel Noah
Ariel Noah (Tribunnews)
Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved