Pajak Pelaku Usaha UKM di Mitra Turun Jadi 0.5 Persen

Dalam PP nomor 23 tahun 2018, pemerintah memberi keringanan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Mitra.

Pajak Pelaku Usaha UKM di Mitra Turun Jadi 0.5 Persen
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Sosialisasi PP nomor 23 tahun 2018 di kantor dinas koperasi dan UKM Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Selasa (07/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Puluhan pelaku usaha di Minahasa Tenggara (Mitra) menyambut baik sosialisasi PP nomor 23 tahun 2018 tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu dan penurunan tarif 0.5 persen, di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Selasa (07/08/2018).

"Dengan adanya sosialisasi ini kami para pelaku usaha lebih semangat dalam berusaha sambil memperhatikan kewajiban seperti membuat NPWP," kata Fanny Pandey, pelaku usaha sembako di Pasar Ratahan dalam sosialisasi.

Melalui sosialisasi itu, dia dan rekan-rekannya langsung mengurus NPWP karena sebagai syarat untuk menerima bantuan untuk usaha yang dibangun.

Dalam PP nomor 23 tahun 2018, pemerintah memberi keringanan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Mitra.

Pajak pendapatan bulanan tersebut mengalami penurunan hingga setengah dari total pajak sebelumnya sebanyak 1%.

Penurunan sebesar 0,5% di sosialisasi pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotamobagu melalui Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Amurang,‎ akan diberlakukan seiring dengan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

"Sejumlah keuntungan dari realisasasi pajak tersebut yakni mengalami penurunan menjadi 0,5% dari sebelumnya sebanyak 1% dari total pendapatan bruto/omzet," kata Kepala Kantor Pelayanan Amurang Detje Lapian, Selasa (07/08/2018).

Selain itu menurutnya, bukti pembayaran pendapatannya oleh para pelaku usaha, dapat menjadi rekomendasi kepada pihak bank ketika membutuhkan dana pengembangan usahanya.

"Dan ketika ada bantuan pengembangan usaha oleh pemerintah, pajak ini akan menjadi penunjang penerimaan bantuan," ujarnya.

Sebanyak 30 perwakilan dari 2.275 pelaku usaha di Mitra, turut serta dalam sosialisasi tersebut.

Pihak Dinas Koperasi UMKM Mitra menyatakan, kalau realisasi pajak tersebut sudah akan diberlakukan ketika sosialisasi usai dilakukan.

"Mereka (Kantor Pelayanan Amurang) akan lagi melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha di Mitra. Dan tentu pemberlakuannya sudah akan dilakukan. Seperti tadi, pendaftaran/pembuatan nomor pokok wajib pajak, sudah dilakukan para pelaku usaha. Diharapkan tentu semua pelaku usaha dapat mengikuti aturan yang telah diberlakukan," kata Kepala Dinas Koperasi UMKM Marrie Makalow melalui Sekretaris Deky Siwi didampingi Kepala Bidang Koperasi UMKM dan Industri Billy Munaiseche.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved