Industri Rumah Tangga di Kotamobagu Mulai Berkembang, Hendrik Kembangkan Usaha Batu Angin

Usaha ini dibangun dengan berbagai alasan diantaranya memenuhi kebutuhan sehari, menambah penghasilan suami serta membuka lapangan kerja baru.

Industri Rumah Tangga di Kotamobagu Mulai Berkembang, Hendrik Kembangkan Usaha Batu Angin
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Pengrajin batu angin (roster), di Desa Bungko, Lingkungan 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Hendri Makalalag 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Vendi Lera

TRIBUNMANAOD.CO.ID, KOTAMOBAGU - Industri rumah tangga di Kota jasa Kotamobagu, mulai berkembang.

Ini terbukti berbagai jenis usaha rumah tangga mulai digeluti dari pembuatan kacang goyang, gula merah, aneka kue, pengrajin pot bunga, pembuat tahu, pengrajin roster (batu angin) serta lainnya.

Usaha ini dibangun dengan berbagai alasan diantaranya memenuhi kebutuhan sehari, menambah penghasilan suami serta membuka lapangan kerja baru.

Salah satunya pengrajin batu angin (roster), di Desa Bungko, Lingkungan 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Hendri Makalalag mengatakan, membuat usaha ini, untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta pendidikan anak.

Bermodalkan semangat kerja dan memanfaatkan teknologi, Hendrik mulai mencoba membuat roster dengan berbagai model serta motif.

Pertama hanya lihat-lihat di internet, usaha apa yang cocok dikembangkan di Kotamobagu. Kuliner dan warung sudah banyak. Maka melihat cara membuat lubang angin atau roster, tertarik untuk dikembangkan.

"Saya pertama coba-coba mengunakan bahan kayu, namun lama kelamaan gunakan semen dicampur pasir," ujar Hendrik (48), Jumat (3/8/2018).

Usaha ini baru digeluti 6 bulan, namun sudah banyak pesanan mulai dari Manado, Minahasa dan seluruh Bolmong Raya.

Perhari bisa mencetak roster 40-50 bata, keuntungan perbulan Rp 2-3 juta rupiah.

Lanjut dia, roster yang ditawarkan berbagai motif antara lain kotak minimalis, bela rotan dan bunga. Biasanya pesanan dari toko, rumah pribadi dan kantor.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagang, Koperasi dan UKM, Herman Arai mengatakan, pemerintah Kotamobagu, akan tetap mendukung industri rumah tangga.

"Kami telah memberikan izin gratis kepada 2000 industri rumah tangga. Tahun 2017 ada 1250 home industri sedangkan 2018 ada 750," ujar Herman Arai.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved