Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Rahma Suryaningsih Deg-degan Menanti Kelahiran Bayi Anoa

Perasaan gugup menyelimuti para keeper, dokter hewan dan peneliti di Anoa Breeding Center (ABC), menanti setiap kelahiran bayi Anoa

Penulis: Finneke | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Finneke Wolajan
Rahma Suryaningsih 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perasaan gugup menyelimuti para keeper, dokter hewan dan peneliti di Anoa Breeding Center (ABC), menanti setiap kelahiran bayi Anoa.

Rahma Suryaningsih S.Hut, satu di antara anggota tim tersebut.

Rahma yang sekarang menjabat Manajer ABC di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado (BP2LHK), telah tiga kali melewati proses kelahiran bayi Anoa, sejak awal 2017 lalu.

Wanita kelahiran Ujung Pandang, 11 Januari 1989 ini masih ingat betul bagaimana pertama kali ia ikut proses kelahiran bayi Anoa. Saat itu tim ABC begitu berhati-hati karena dua kelahiran sebelumnya meninggal.

"Pokoknya waktu itu amazing sekali. Perasaan gugup, tapi pas bayi Anoa selamat, rasanya luar biasa. Persiapan sebelum lahiran itu memerlukan banyak hal, kami sangat berhati-hati," ujar ASN ini, Selasa (31/7).

Rahma sendiri bukan berlatar belakang fauna. Masuknya dia di ABC, otomatis dia belajar secara otodidak soal Anoa. Hingga kini pun ia telah banyak tahu soal Anoa.

"Masuk di tim ABC seru, bertemu berbagai orang yang berbeda. Namun kami sama-sama lega dan bersyukur ketika proses kelahiran berjalan dengan baik," katanya. (fin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved