Meski Sudah Tak Diwajibkan di Kampus, Michele Tetap Memberanikan Untuk Tanam Saham

Michele mahasiswi Universitas Katolik De La Salle Manado satu di antara mahasiswi yang ikut berinvestasi di pasar modal.

Meski Sudah Tak Diwajibkan di Kampus, Michele Tetap Memberanikan Untuk Tanam Saham
kontan
Pergerakan indeks harga saham gabungan 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Chintya Rantung

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Michele mahasiswi Universitas Katolik De La Salle Manado satu di antara mahasiswi yang ikut berinvestasi di pasar modal.

Diceritakannya kepada Tribunmanado.co.id Selasa (31/7), Ia mengenal pasar modal sejak dari SMA dan mulai bergabung di kelompok pasar modal di kampus sejak Oktober 2016.

Januari 2017 belajar trading saham dan akhirnya menanam modal awal pada September lalu.

Dengan modal awal sebesar Rp 100 ribu hingga sampai saat ini.

"Di kampus kami ada sekitar 7 orang yang menjadi investor di pasar modal. Walaupun sebelumnya kami setiap mahasiswa diharuskan untuk berinvestasi, untuk menanam modal di pasar saham di kampus sudah tidak wajibkan lagi untuk setiap mahasiswa. Kalau ada yang suka berinvestasi baru mendaftar ke kelompok pasar modal di kampus," katanya.

Dikatakannya, saat ini kampus kami sudah tidak bekerjasama dengan salah satu perusahan penyedia jasa pasar modal

"Tapi karena awalnya sudah kenal dan tahu keuntungan berinvestasi di pasar modal. Maka saya coba berinvestasi di salah satu pasar modal. Meski dengan modal baru sedikit karena status masih mahasiswi tapi saya memberanikan untuk menanam modal.

September 2017 saya menanamkan modal sebesar Rp 100 ribu dan berlanjut hingga sekarang. Dan di pasar modal sekarang saya ambil program yang namanya gemesin. Yaitu jual beli saham bidang infrastruktur.

Tertarik selain belajar tapi ingin mempraktekan langsung dengan menggunakan modal sendiri. Sehingga bisa lebih tahu profit dari penjualan saham seperti apa.

Selain itu dengan terjun langsung di dunia pasar modal bisa dapat pengetahuan tentang perkembangan emiten-emiten di Indonesia, dan perkembangan ekonomi Indonesia," sebutnya.

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved