Dalam Rapat Evaluasi, Bupati Boltim Tegur SKPD, Sangadi, BPD

Penerimaan pendapatan daerah dan penyerapan anggaran yang rendah menjadi perhatian Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar.

Dalam Rapat Evaluasi, Bupati Boltim Tegur SKPD, Sangadi, BPD
TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS
Rapat Kerja Evaluasi Pemerintahan, Pembangunan, Kemasyarakatan, Penerimaaan Daerah, Penyerapan Anggaran Semester I dan Pengelolaan Keuangan Desa yang Dirangkaikan dengan Penyerahan DHKP dan SPT PBB-P2 Tahun 2018 di kantor Pemkab Boltim, Sulawesi Utara, Selasa (31/07/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Penerimaan pendapatan daerah dan penyerapan anggaran yang rendah menjadi perhatian Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar.

Eyang, sapaan akrab Sehan, menegur dengan keras dalam Rapat Kerja Evaluasi Pemerintahan, Pembangunan, Kemasyarakatan, Penerimaaan Daerah, Penyerapan Anggaran Semester I dan Pengelolaan Keuangan Desa yang Dirangkaikan dengan Penyerahan DHKP dan SPT PBB-P2 Tahun 2018 di kantor Pemkab Boltim, Sulawesi Utara, Selasa (31/07/2018).

"Saya beri waktu satu bulan. Ini bisa menjadi alasan mutasi besar-besaran," katanya.

Mengenai itu juga dan administrasi, ia menegur sangadi dan Badan Perwakilan Desa (BPD).

"Ini karena sangadi yang tidak tahu, BPD yang buta tuli dan sistem yang amburadul," ujarnya.

Ia mengatakan akan merubah sistem perektrutan BPD.

BPD akan dibuat seleksi terbuka.

Ia menyebut juga soal sekretaris desa (sekdes) apalagi dari pegawai negeri. Mereka seharusnya lebih ahli.

Ia mengatakan, dirinya bupati pertama yang menjadikan sangadi sebagai ujung tombak.

Halaman
12
Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved