100 Personel Satuan Brimob Polda Sulut Akan Bertugas Selama 4 Bulan di Papua
100 personel Sat Brimob Polda Sulut siap diberangkatkan ke Papua untuk melaksanakan tugas BKO Polda Papua.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Seratus personel Sat Brimob Polda Sulut siap diberangkatkan ke Papua untuk melaksanakan tugas BKO Polda Papua dalam rangka Operasi Amole II di PT Freeport Indonesia.
"Saudara-saudara disana akan berada dibawah kendali operasi Polda Papua selama empat bulan melaksanakan tugas pengamanan masyarakat dan aset-aset PT Freeport Indonesia dari gangguan kriminalitas bersenjata," ujar Kapolda Sulut Irjen Bambang Waskito, dalam sambutannya pada upacara pemberangkatan, di Mako Sat Brimob Polda Sulut, Paniki Mapanget, Selasa (31/7/2018) pagi.
Lanjut kapolda, menjaga situasi wilayah agar tetap dalam keadaan kondusif merupakan tantangan tugas terberat..
"Lebih dari itu semua selain dituntut konsentrasi melaksanakan tugas, anda semua akan berhadapan dengan iklim dan cuaca yang berbeda dengan daerah Sulawesi Utara," ujar kapolda.
Kapolda menyampaikan bahwa upacara pemberangkatan tugas ini hendaknya tidak dianggap sekedar seremonial.
"Melainkan hendaknya kita gunakan sebagai momentum memohon ridho dan pertolongan serta perlindungan dari Tuhan yang maha esa agar saudara-saudara dapat melaksanakan tugas dengan baik, berhasil, dan sukses seraya kita terus memohon ridho serta petunjuk agar selalu diberikan kekuatan dalam melaksanakan tugas yang sudah dipercayaian dipundak masing-masing," ujar kapolda.
Lanjut kapolda, tugas yang akan dilaksanakan kali ini merupakan tugas yang tidak mudah. Untuk itu sebelum pelaksanaan tugas. Terlebih dahulu personel yang akan berangkat digembleng dengan latihan pra operasi dan pembekalan analisa daerah operasi yang saudara telah laksanakan
"Karena semua itu bertujuan untuk membentuk mental kejuangan dan meningkatkan kemampuan dari masing-masing individu dengan keterampilan yang disesuaikan dengan ancaman tugas di lapangan yang mengharuskan saudara mampu bertindak secara arif, bijaksana, cepat, tepat, dan tegas serta tidak terpengaruh dengan
kegiatan-kegiatan di luar kedinasan yang dapat mengancam keselamatan jiwa saudara dan mencoreng nama baik institusi polri serta tetap berpegang teguh pada ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku," ujar dia.
Kapolda mengharapkan bahwa penugasan kali ini tidak akan ada permasalahan yang muncul.
"Diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat Papua dan rasa aman bagi karyawan PT Freeport Indonesia, serta mampu mengangkat nama baik Sat Brimob Polda Sulut dalam kancah penugasan yang berhadapan langsung dengan kelompok kriminal bersenjata," ujar kapolda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/personel-brimob-berngkat-ke-papua_20180731_115007.jpg)