Torang Kanal
Gloria Rorimpandey Lebih Suka Jalur Satu Arah
Hal itu dikatakan Gloria Rorimpandey saat berjumpa dengan TribunManado.co.id, Senin (30/07/2018) petang.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jalan yang tidak begitu lebar di sejumlah ruas jalan di Manado, membuat Kota Tinutuan, Bumi Nyiur Melambai itu tak bisa luput dari yang namanya perlambatan lalu lintas.
Hal itu dikatakan Gloria Rorimpandey saat berjumpa dengan TribunManado.co.id, Senin (30/07/2018) petang.
"Jalan di Manado itu masih sempit kak, hal inilah yang kadang membuat jalur di beberapa titik menuju pusat bisnis dan perekonomian lainnya sering mengalami macet yang begitu parah karena banyaknya volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan adanya sarana dan prasarana baik itu infrastruktur jalan ataupun lainnya," kata gadis kelahiran Manado, 7 Juni 1998 ini.
Ia menambahkan, dengan adanya rekayasa lalu lintas yang diberlakukan berdasarkan program pemerintah dan pihak kepolisian untuk mengurangi kemacetan, menurut warga Perumahan Allandrew Malalayang Satu ini, tidak efisien.
Bahkan malah semakin memperparah tingkat kemacetan.
"Dulu kan, dalam satu ruas jalan diberlakukan dua jalur, kemudian kemarin berpindah jadi satu jalur, nah sekarang ada di beberapa titik yang mulai diberlakukan kembali dua jalur, dan saya kira karena saya merasakannya juga, sistem ini malah menambah kemacetan," jelas lulusan SMA Negeri 9 Manado Jurusan IPS itu.
"Ya pokoknya kalau tanya ke saya, saya lebih suka jalur satu arah saja. Alasannya karena memang jalan di Manado itu sempit, kecil, sehingga kalau dipaksakan kembali jadi dua arah kayak beberapa tahun lalu, saya kira untuk mengurangi kemacetan, bukan keputusan ini solusinya," pungkas pemilik akun Instagram @glororimpandey itu. (Tribunmanado.co.id/Indri Panigoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gloria-rorimpandey_20180730_212730.jpg)