Paus Menerima Pengunduran Diri Kardinal AS setelah Klaim Pelecehan Seks

Francis telah menerima pengunduran diri seorang kardinal terkemuka di Amerika Serikat yang dituduh melakukan pelecehan

Paus Menerima Pengunduran Diri Kardinal AS setelah Klaim Pelecehan Seks
Aljazeera.com
McCarrick adalah salah satu kardinal paling dihormati di AS 

TRIBUNMANADO.CO.ID, VATIKAN - Paus Francis telah menerima pengunduran diri seorang kardinal terkemuka di Amerika Serikat yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja hampir lima dekade lalu. 

Theodore McCarrick, mantan uskup agung Washington yang berusia 88 tahun, diskors dari tugas pelayanan publik pada bulan Juni setelah dewan peninjau menemukan ada bukti "kredibel" bahwa dia telah menyerang seorang bocah laki-laki berusia 16 tahun saat bekerja sebagai imam di New York pada awal 1970-an. 

Dikutip aljazeera.com dari The Vatican mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa paus telah menerima surat di mana McCarrick disajikan pengunduran dirinya sebagai anggota Dewan Kardinal.

"Paus Fransiskus menerima pengunduran dirinya dari kardinalat dan telah memerintahkan penangguhannya dari pelaksanaan setiap pelayanan publik, bersama dengan kewajiban untuk tinggal di sebuah rumah yang belum diindikasikan kepadanya, untuk hidup doa dan penebusan dosa sampai tuduhan yang dibuat terhadap dia diperiksa dalam persidangan kanonik biasa, "kata pernyataan itu menambahkan.

Kurt Martens, seorang ahli hukum kanon di  Universitas Katolik Amerika, mengatakan  ini adalah pertama kalinya perintah penebusan dosa dan doa telah dikeluarkan sebelum pengadilan gereja berlangsung, menurut kantor berita Associated Press.

McCarrick adalah salah satu kardinal Amerika yang paling aktif di panggung internasional dan tuduhan itu membuatnya menjadi salah satu pemimpin Katolik yang paling terkenal untuk menghadapi klaim pelecehan.

Tuduhan terhadapnya diumumkan pada bulan Juni oleh Kardinal Timothy Dolan, uskup agung New York saat ini.

Dolan mengatakan badan forensik independen "menyelidiki sepenuhnya" tuduhan tersebut.

Sebuah dewan peninjau yang mencakup ahli hukum, ahli penegak hukum, orang tua, psikolog, seorang imam dan seorang sister religius kemudian "menemukan dugaan yang dapat dipercaya dan dibuktikan" dan Vatikan memerintahkan McCarrick untuk berhenti melaksanakan pelayanan imamatnya.

Pada saat itu, McCarrick merilis pernyataan yang mempertahankan ketidakbersalahannya tetapi menambahkan bahwa dia "sepenuhnya bekerja sama" dalam penyelidikan.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved