(VIDEO) Kebijakan Penutupan Kali Item, Pakar Tata Air Sebut Bisa Sebabkan Ledakan

Pakar tata air mengatakan, apa yang dilakukan Pemprov DKI sangat berbahaya karena bisa memicu ledakan yang disebabkan gas metan dari dalam Kali Item.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pakar tata air dari Universitas Indonesia (UI), Firdaus Ali, mempertanyakan kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta yang menutup Kali Sentiong atau Kali Item dengan kain waring.

Firdaus mengatakan, apa yang dilakukan Pemprov DKI sangat berbahaya karena bisa memicu ledakan yang disebabkan gas metan dari dalam Kali Item.

"Jadi gas metan bisa meledak. Ada percikan sedikit saja bisa meledak," kata Firdaus saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/07/2018).

Ia mengatakan, badan air yang ditutup bisa membuat ruang di Kali Item tidak teraliri oksigen.

Hal itu akan menimbulkan dekomposisi material organik yang menghasilkan gas metan.

Menurut Firdaus, gas metan bisa timbul meskipun kain waring yang menutup kali tersebut berlubang-lubang.

Soalnya, oksigen yang masuk masih terhambat.

"Walapun tipis, berlubang, kan oksigen enggak masuk ke dalam, oksigen terhambat. Walapun dia ada jaring-jaringnya, tetap mengubah kaidah alam," ujar Firdaus.

Firdaus mengatakan, selama 37 tahun berkutat di bidang tata air, baru kali ia melihat kebijakan seperti yang diambil Pemprov DKI.

"Sekarang saya enggak tahu apakah panik waktunya (Asian Games) mepet. Saya sudah 37 tahun malang melintang di dunia air, baru mendengar ada orang nutup kali," ujar Firdaus.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved