Dinas Perkebunan Sulut Siapkan Rp 6 Miliar, Bantu Petani Kopra Alat Produksi Minyak Goreng

Pemerintah Provinsi Sulut berupaya mendongkrak kembali pendapatan petani kopra setelah petani dihantam harga kopra yang menukik turun belakangan ini.

Dinas Perkebunan Sulut Siapkan Rp 6 Miliar, Bantu Petani Kopra Alat Produksi Minyak Goreng
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Kepala Dinas Perkebunan Sulut Refly Ngantung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berupaya mendongkrak kembali pendapatan petani kopra setelah petani dihantam harga kopra yang menukik turun belakangan ini.

Meski tak kuasa menaikkan harga kopra, Kepala Dinas Perkebunan Sulut Refly Ngantung mengatakan, salah satu upaya dilakukan dengan menekan biaya produksi petani.

Upaya itu diwujudkan dengan menggelontorkan bantuan ke kelompok tani.

"Bantuan tersebut untuk menekan biaya produksi misalnya bantuan alat pengering kopra, alat panjat, alat cungkil," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Jumat (27/07/2018).

Bantuan diserahkan ke kelompok, walau di akui oleh Kadis Perkebunan, belum menyasar semua petani karena anggaran juga terbatas.

Untuk tahun depan, Dinas Perkebunan, kata Refly akan berupaya mengubah pola pikir petani agar tak sekadar menjual kopra kering, tapi produk yang sudah diolah.

"Paling realistis kopra sudah diolah menjadi minyak goreng, jadi petani tak lagi jual kopra tapi minyak goreng," ujar dia.

Untuk mewujudkannya selain mengadakan sosialisasi, pemerintah akan memberikan bantuan alat pengolah minyak goreng.

"Satu mesin alat pengolah itu kira-kira Rp 100 jutaan," ungkap Refly.

Untuk program ini, pemerintah akan menyediakan dana sekitar Rp 6 miliar, terdiri dari Rp 4 miliar APBD dan Rp 2 miliar APBN.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved