Tikam Orang Maasing, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

YA alias Yusril (17) warga Kombos Timur, Lingkungan III, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) terancam dihukum 15 tahun penjara.

Penulis: Indry Panigoro | Editor: Siti Nurjanah

Laporan Wartawan Tribun, Indry Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - YA alias Yusril (17) warga Kombos Timur, Lingkungan III, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) terancam dihukum 15 tahun penjara.

Hal itu dikatakan Kapolsek Wenang, Kompol Syiaful Wachid.

"Salah satu warga Kombos berinisial YA atau Yusril terancam menjalani hukuman 15 tahun penjara," kata Kapolsek kepada Tribun Manado, Kamis (26/07/2018) pagi.

Ia mengatakan, untuk pasal yang dikenakan terkait perbuatan yang dilakukannya yakni pasal 351 ayat 2, dan Undang-undang darurat dengan ancaman hukuman 5 tahun dan 10 tahun penjara.

Yusril terancam hukuman 5 dan 10 tahun itu setelah melakukan penganiayaan yang berujung pada penikaman terhadap Wikal Makawimbang (18), Warga Kelurahan Maasing, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting, sekira pukul 04.00 Wita, di Kelurahan Pinaesaan Lingkungan IV, tepatnya di depan Bank BNI kompleks TKB, Kamis (26/07/2018).

Kronologi kejadian awalnya Yusril bersama kedua rekannya, RM, dan FL warga yang sama dengan Yusril itu berkunjung ke teman mereka di Karombasan. Usai berkunjung ketiganya singgah ke TKB di Lorong Colombia untuk buang air kecil.

Saat tengah buang air kecil YA bertemu dengan korban yang saat itu tengah duduk di sekitar lokasi.

"Ngapain kalian di sini," tanya YA kepada korban yang kemudian dijawab bahwa tidak buat apa-apa, hanya duduk saja.

Tak puas dengan jawaban korban, Yusril cs pun bertanya apakah korban tengah mencari waria.

"Tidak saya tidak cari banci (waria), saya tinggal di Sindulang," jawab Korban.

Mendengar jawaban itu, Yusril kemudian mencabut sebila pisau yang disisipkan di pinggang kiri kemudian mencoba menikamnya ke arah dada namun ditangkis oleh korban menggunakan tangan.

Tak mau mati konyol, korban kemudian berusaha melarikan diri, namun YA cs masih mengejar dan menikam kembali ke arah pingul.

Merasa dirugikan, korban kemudian membuat laporan kepolisian. Sedangkan ketika tersangka langsung tumingkas.

Kapolsek Wenang Kompol Syiaful Wachid membenarkan kejadian tersebut.

"Ketiganya sudah kita amankan, dan saat ini korban masih di BAP oleh Aiptu Asse Tangnga Panit II Reskrim untuk dimintai keterangan lebih lanjut, tapi yang ditetapkan tersangka baru satu yakni Yusril. Untuk dua rekannya statusnya sementara hanya saksi. Nanti setelah diminta keterangan, keduanya diperbolehkan pulang. Tapi kami masih mendalami terkait keterlibatan keduanya," tambah Kapolsek.

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved