Permintaan Lagi Minim, Disperindag Catat Nilai Ekspor Pala Baru Tembus 634.276 US Dollar
Pada tahun lalu ekspor pala mencakup 9 negara, namun hingga Juni baru di ekspor ke Italia, India, Vietnam, Belanda dan Jerman
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ekspor pala di semester pertama 2018 belum sesuai ekspektasi.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Darwin Muksin mengatakan, memang ada penurunan permintaan dari importir pala.
Data Disperindag Sulut terkait ekspor Pala hingga Juni 2018 menunjukkan, nilai ekspor pala mencapai USD 634.276 dengan volume 109.568 kilogram.
Jika dirupiahkan dengan kurs Rp 14.000 gambarannya mencapai kira kira Rp 8,8 miliar.
Pada tahun lalu ekspor mencakup 9 negara, namun hingga Juni baru di ekspor ke Italia, India, Vietnam, Belanda dan Jerman
"Tapi masih ada 6 bulan lagi kami optimistis pencapaian kurang lebih sama dengan tahun lalu, ada di kisaran itu," ujar Darwin ketika diwawancarai tribunmanado.co.id, Kamis (26/7/2018)
Biasanya para buyer dan supplier sudah punya kontrak, sehingga pembelian itu sudah dilakukan secara kontinyu.
Adapun tiga jenis produk pala yang masih diminati yakni daging buah pala kering, bunga pala, dan biji pala.
Biji pala masih yang terbesar nilai ekspornya mencapai 82,250 kg dengan nilai ekspor USD 530,710. (ryo)
Eksport Produk Pala Hingga Juni 2018
Daging Buah Pala Kering
Italia - 21.318 kg - USD 54.366
Bunga Pala
India - 6000 kg - USD 178.175
Biji Pala
Vietnam - 38.000 kg - USD 178.175
Belanda - 16.000 kg - USD 136.250
Jerman - 15.000 kg - USD 120.848
Italia - 12.250 kg - USD 95.437
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/buah-pala_20180726_091005.jpg)