Jangan Berlama-lama di Toilet, Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai

Toilet memang identik dengan tempat yang jorok, namun menurut sebuah survei di Kanada, toilet merupakan tempat favorit banyak orang.

Jangan Berlama-lama di Toilet, Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai
Kompas.com/Silvita Agmasari
Toilet di Jepang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Toilet memang identik dengan tempat yang jorok, namun menurut sebuah survei di Kanada, toilet merupakan tempat favorit banyak orang.

Di luar urusan buang hajat, toilet ternyata juga digunakan untuk mencari ide serta melepaskan diri dari segala kepenatan hidup.

Namun hati-hati, pastikan kita tidak berada di toilet lebih dari 10 menit, sebersih (tampaknya) dan semewah apa pun toiletnya, karena ada beberapa risiko kesehatan yang mengincar.

Seperti dilansir laman Times of India, para ahli medis menyarankan masyarakat untuk tidak berlama-lama di toilet hingga 10 menit.

Bahkan para peneliti ini menyebut, makin cepat keluar dari toilet maka makin rendah bahayanya ke tubuh.

Pasalnya ada tiga gangguan kesehatan yang bisa dialami jika terlalu lama berada di toilet. Berikut ulasannya:

1. Infeksi kuman

Ya, jika Moms atau anggota keluarga lain termasuk salah satu yang gemar membawa ponsel saat ke toilet maka siap-siap terpapar infeksi kuman.

Pasalnya, ponsel yang di bawa masuk ke toilet berisiko 18 kali lebih banyak terpapar kuman.

Bahkan sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa 1 dari 6 ponsel sebenarnya memiliki jejak kotoran di permukaannya tanpa disadari sang pemilik.

2. Memicu wasir

Alasan lain mengapa kita harus membatasi waktu di toilet adalah bahwa duduk terlalu lama dapat menyebabkan wasir atau ambien.

Salah satu gejalanya adalah adanya pembuluh darah yang menonjol di sekitar anus dan menyebabkan rasa sakit ketika buang air besar.

3. Gerakan usus terganggu

Jika Moms terlalu lama mengejan tinja ketika berada di toilet maka selain ambien, hal ini juga dapat menyebabkan gerakan usus terganggu. Pada gilirannya kondisi ini membawa Moms pada perut yang terasa keras. (*)

Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved