Taiwan Berharap Dukungan Militer AS, Khawatir akan Direbut Paksa oleh China
Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu menyatakan pihaknya merasa hubungan dengan AS makin kuat dalam beberapa tahun terakhir,
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jika militer Amerika Serikat menarik dukungan terhadap Taiwan, maka negara itu akan bisa direbut secara paksa oleh China.
Seperti dilansir CNN, Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu menyatakan pihaknya merasa hubungan dengan AS makin kuat dalam beberapa tahun terakhir, tapi penting bagi Washington untuk melanjutkan dukungan militer dan diplomatik untuk Taipei.
"Jika China melihat kerentanan Taiwan, tak mendapatkan dukungan AS, maka mereka akan berpikir memulai skenario di mana mereka bisa merebut kendali atas Taiwan," ujarnya.
Untuk diketahui, Beijing meningkatkan tekanan terhadap Taiwan setelah Partai Demokratis Progresif (DPP) yang turun-temurun mendukung kemerdekaan berkuasa bersama Presiden Tsai Ing-wen pada 2016 lalu.
Serangkaian latihan militer Angkatan laut China telah dilakukan, Mereka menggunakan alat tempur dengan peluru hidup di Selat Taiwan sejak Rabu hingga Senin ini.
Latihan tersebut, lanjut, Wu merupakan bagian dari operasi untuk "mengintimidasi rakyat Taiwan."
Selama ini Beijing terus berusaha menyatukan kembali Taiwan dengan China daratan. Dalam pidato nasional pada Maret lalu, Presiden Xi Jinping menyebut unifikasi sebagai "aspirasi seluruh warga China," dan menyatakan pihaknya tak akan menyerahkan "sejengkal pun wilayah".
"Presiden Trump mempertahankan hubungan yang sangat baik dengan Taiwan ... mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka meyakini Taiwan tidak bisa ditukar, dan demokrasi tidak bisa ditukar," kata Wu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tsai-ing-wen_20180428_005035.jpg)