Ferdinand Ingatkan Pemprov Soal Rekomendasi DPRD, Mulai Silpa hingga Ketersediaan Pupuk
Fraksi di DPRD Sulut sudah sepakat menerima pertanggungjawaban Gubernur Olly Dondokambey terkait pelaksanaan APBD 2017.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Fraksi di DPRD Sulut sudah sepakat menerima pertanggungjawaban Gubernur Olly Dondokambey terkait pelaksanaan APBD 2017.
Ferdinand Mewengkang, Ketua Komisi I DPRD Sulut mengatakan, bersama DPRD, Pemprov sudah melewati mekanisme yang baik, pembahasan Pertanggungjawaban APBD, saat rapat berlangsung antara Komisi dengan mitra kerja SKPD disimpulkan DPRD menerima pertangungjawaban Gubernur.
Tapi di sisi lain Ferdinand mengingatkan, Pemprov jangan lupa melaksanakan 24 rekomendasi DPRD
"Ada 25 catatan rekomendasi yang harus dimintakan perhatiannya supaya tidak akan berulang lagi di tahun berikutnya," kata Mantan Birokrat Pemprov Sulut ini ketika wawancarai tribunmanado.co.id, Senin (23/7/2018).
Dari 25 rekomendasi ada beberapa rekomendasi yang Ia ingat, misalnya ketersedian pupuk bagi para petani.
Sudah banyak kejadian petani sulit mencari pupuk, ini harus jadi perhatian kata Mewengkang karena pertanian merupakan bidang yang masih paling banyak digeluti warga Sulut.
Selain itu di bidang keuangan seperti kasus Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) yang mencapai Rp 300 miliar.
"Tahun ini Silpa jangan seperti lalu. Sekprov (Edwin Silangen ) bilang gagal lelang penghematan dan kebijakan sudah ditetapkan peraturan tapi anggaran berjalan ada perubahan. Begitu pun DPRD menyoroti di Pemprov ada instansi pemadam kebakaran tapi tak dilengkapi dengan perlengkapan pemadam "Inikan lucu," ,"ujar politisi Partai Gerindra ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ketua-komisi-i-dprd-sulut-ferdinand-mewengkang_20180723_082542.jpg)