Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ellen Ingin Bahagiakan Semua Mahasiswa

Rektor Universitas Sam Ratulang (Unsrat) Ellen Joan Kumaat mengumpamakan Unsrat dengan sebuah pohon.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Rektor Unsrat, Ellen Kumaat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rektor Universitas Sam Ratulang (Unsrat) Ellen Joan Kumaat mengumpamakan Unsrat dengan sebuah pohon.

Makin tinggi pohon makin kencang anginnya.

"Unsrat makin maju, sayangnya ada pihak-pihak yang enggan Unsrat maju, seperti pohon, makin tinggi makin kencang anginnya. Namun kami tak akan goyah, kami akan terus maju dengan menatap ke depan," kata dia.

Ellen mengatakan, fokusnya kini adalah membangun Unsrat menjadi kampus kelas dunia.

Semua energinya akan dikerahkan untuk mewujudkannya.

"Saat ini saya fokus kerja dan membangun Unsrat menuju kampus unggulan kelas dunia. Mari kita menghormati proses yang ada. Pilrek sudah selesai, kalau ada yang kurang puas, silakan tempuh jalur sesuai ketentuan, jangan hanya berteriak-riak di jalanan, apalagi dilakukan oleh mereka yang katanya berintelektual. Sudahlah, masyarakat juga sudah pintar dan paham maksud mereka sebenarnya," tukasnya.

Ellen menambahkan, Unsrat terus bergiat dalam pembangunan baik kualitas SDM pendidikan juga sarana infrastuktur pendukung lainnya.

Menyambut ribuan mahasiswa baru yang tidak lama lagi akan segera memasuki masa perkuliahan, sejumlah fasilitas siap dimanfaatkan.

"Sebut saja untuk ruang perkuliahan di 11 fakultas yang ada. Bahkan beberapa diantaranya sudah bisa menikmati gedung baru semisal Fakultas Peternakan, FKM, Ilmu Budaya, menyusul dalam waktu dekat ini Fakultas Teknik dan Hukum juga FMIPA," kata dia.

Lanjut dia, kualitas menjadi prioritas.dalam geliat pembangunan yang ada.

"Unsrat terakreditasi A, berstatus BLU sehingga infrastuktur yang ada harus bisa mendukung kualitas pendidikan yang ada termasuk juga tenaga pendidik dan kependidikan yang ada kualitas pelayanan menjadi nomor satu," tambahnya.

Bagi Kumaat, mahasiswa yang kuliah di Unsrat harus bisa menjadi 'orang' ditunjang oleh tenaga pendidik maupun fasilitas pendidikan yang ada.

"Satu kerinduan saya, mahasiswa yang datang dan pergi dari Unsrat harus bisa berbahagia. Bahagia bisa menimba ilmu dengan nyaman maupun keluar dengan bahagia karena meraih kesuksesan," tuturnya. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved