OJK Rilis Beleid Kewajiban Pendiri DPPK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis aturan pendanaan dana pensiun (PDP). Termasuk di antaranya adalah aturan pendanaan

tribunnews
Logo OJK 

Likuiditas Longgar Bikin Kredit Mekar

Bank Indonesia (BI) terus menembakkan amunisi untuk menderaskan aliran kredit baru. Jurus terbaru bank sentral yang berlaku adalah pelonggaran likuiditas dengan mengocok ulang aturan giro wajib minimum (GWM).

Implementasi GWM rata-rata (averaging) sudah diterapkan sejak Juli 2017. Kemudian, BI merombak aturan GMW yang diterapkan Juli 2018 ini. (Lihat tabel).

Tentunya, bank mendapatkan angin segar dari aturan ini. Donsuwan Simatupang, Direktur PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, akan berdampak pada likuiditas. "Bank mempunyai banyak ruang likuiditas untuk melakukan ekspansi kredit," katanya, kepada KONTAN, Senin (16/7). Pada tahun ini, Bank Mandiri memproyeksikan kredit tumbuh 11%-13.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk mengatakan, perubahan tersebut akan memberikan pelonggaran likuiditas pasar uang. Ujungnya, akan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas.

Bank berkode saham NISP ini mengaku, sudah mengantisipasi perubahan aturan GWM tersebut. NISP menargetkan kredit tumbuh 10% sampai 15% hingga akhir tahun ini.

Haryono Tjahjarijadi, Presiden Direktur PT Bank Mayapada Internasional Tbk bilang, diharapkan likuditas di pasar akan lebih baik, sehingga kredit bisa tumbuh apik. Pihaknya, menargetkan kredit 17%-18% di akhir 2018.  (Galvan Yudistira/Marshall Sautlan/Maizal Walfajri/Tendi Mahadi)

Kinerja Bank

Kategori
2015
2016
2017
April 2018 (yoy/%)

Kredit
4.092
4.413
4.781
9,20

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved