OJK Rilis Beleid Kewajiban Pendiri DPPK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis aturan pendanaan dana pensiun (PDP). Termasuk di antaranya adalah aturan pendanaan

tribunnews
Logo OJK 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis aturan pendanaan dana pensiun (PDP). Termasuk di antaranya adalah aturan pendanaan untuk program manfaat lain.

Dalam POJK nomor 8 tahun 2018, OJK mewajibkan dana pensiun pemberi kerja program pensiun manfaat pasti (DPPK-PPMP) melaporkan kualitas pendanaan secara berkala (lihat tabel).

Aturan ini dibuat karena, tutur Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, selama beberapa tahun terakhir,terdapat perubahan lingkungan eksternal dana pensiun yang mempengaruhi pendanaan secara umum.

Tak hanya soal itu, POJK tersebut memperkenankan program yang menyediakan manfaat lain. Pendanaan program manfaat lain ini merupakan tanggung jawab dari pemberi kerja. Sedangkan pengurus dana pensiun wajib melaporkan kecukupan dana manfaat lain.

Salah satu perubahan penting adalah tren pengalihan pengelolaan DPPK PPMP. "Dalam lima tahun terakhir, banyak DPPK PPMP yang bubar kemudian mengalihkan program pensiun bagi karyawannya," jelas Wimboh.

Hal ini nampak dari jumlah DPPK-PPMP menurun. Pada akhir 2012 ada 201 penyelenggara dana pensiun manfaat pasti. Di akhir 2017, jumlahnya tinggal 169.

Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Bambang Sri Muljadi menilai pembubaran ini karena pendiri tidak berkomitmen menjaga tingkat pendanaan dana pensiun. Ini adalah panduan menghadapi kondisi tersebut termasuk pengalihan ke dana pensiun lain.

Wakil Ketua Perkumpulan DPLK, Nur Hasan Kurniawan mengakui DPLK dapat pengalihan dari DPPK yang membubarkan diri. Namun, tutur dia, dampaknya tidak besar karena peserta DPPK bukan target pasar DPLK.

Aturan Pendanaan Dana Pensiun

1. Pengurus Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) program pensiun iuran pasti (PPMP) wajib melaporkan kualitas pendanaan secara berkala.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved