Bendungan Kuwil Belum Kelar, Sudah Ada Wacana Bangun Bendungan Sawangan
Pembangunan bendungan Kuwil di Desa Kuwil dan Kawangkoan, Minahasa Utara, Provinsi Sulut masih terus digenjot.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembangunan bendungan Kuwil di Desa Kuwil dan Kawangkoan, Minahasa Utara, Provinsi Sulut masih terus digenjot.
Belum selesai dibangun, sudah muncul lagi wacana pembangunan Bendungan Sawangan.
Dua bendungan itu masih dalam satu Kecamatan di Minahasa Utara.
Kepala Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulut, Steve Kepel mengakui memang ada wacana pembangunan Bendungan Sawangan
Bendungan Kuwil itu ada dialur Sungai Tondano, sementara Bendungan Sawangan yang masih wacana ini ada di alur Sungai Tikala
"Jadi satu DAS (Daerah Aliran Sungai) tapi beda anak sungai," ungkap Steve kepada tribunmanado.co.id, Sabtu (14/7/2018).
Bendungan Sawangan dibangun untuk mencegah banjir di sepanjang daerah alirannya di Tikala
"Tikala, kampung merdeka itu lokasi banjir" ungkap dia.
Namun karena baru wacana, kata Steve masih menunggu keputusan dari pusat untuk realisasinya.
Di Sulut saat ini sudah ada dua bendungan yang sementara dibangun. Bendungan Kuwil di Mianhasa Utara dan Bendungan Lolak di Bolmong.
Dua proyek itu menelan anggaran hingga triliunan rupiah bagian dari program strategis nasional untuk banjir.
Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, untuk bendungan Lolak dimanfaatkan untuk irigasi daerah pertanian di lumbung padi Sulut di daerah Bolmong. Namun khusus bendungan Kuwil peruntukannya bukan irigasi melainkan pencegahan banjir di Kota Manado.
Selain itu kata Gubernur, menyiapkan kebutuhan air baku di daerah Manado, Bitung dan Tomohon.
Ada pula fungsinya untuk pembangkit listrik hingga lokasi wisata .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-pekerjan-umum-dan-penataan-ruang-provinsi-sulut-steve-kepel_20180714_093712.jpg)