Atlet Binaan PPLP Mulai Unjuk Gigi, Juara Dunia Silat dan Medali Emas Kapolri Cup
Pemprov Sulut berupaya menggenjot olahraga prestasi. Untuk mewujudkan target program ODSK, dilakukan melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemprov Sulut berupaya menggenjot olahraga prestasi.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulut, Marcel Sendoh mengatakan, untuk mewujudkan target program ODSK, dilakukan melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga (PPLP)
Di PPLP dilakukan pembinaan sejumlah cabang olahraga yakni tinju (12 atlet), bulu tangkis (8), anggar (8), taekwondo (8) dan pencak silat (11).
Pada perekrutan calon atlet dilakukan seleksi secara terbuka di PPLP, peserta dari 15 kabupaten/kota
Atlet sudah masuk PPLP pun masih akan menjalani proses seleksi dengan sistem degradasi apabila atlet tersebut tidak lagi menunjukkan prestasi ataupun fisiknya dibawah standar
"Dengan maksud atlet selesai dari PPLP diharapkan memiliki prestasi yang hebat," kata Sendoh kepada tribunmanado.co.id, Sabtu (14/7/2018).
Atlet binaan PPLP pun mulai menunjukkan 'taring' di kompetisi
Prestasi olahraga atlet PPLP antara lain pada akhir April 2018, atlet pencak silat bernama Hidayat Limonu berhasil meraih medali emas di kejuaraan dunia pencak silat Thailand.
Petinju binaan PPLP Juan Abas meraih medali emas pada kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup II baru baru ini di Manado, kemudian Paren Papendang masuk dalam Tim Asean Games.
Di cabor bulutangkis alumni PPLP Sulawesi Utara yakni Ikhsan Rumbay telah beberapa kali menjadi juara dunia dan saat ini masuk pelatnas.
Tahun 2019 mendatang kata Sendoh ada beberapa penambahan cabang olahraga dan atlet yang akan dibina melalui PPLP yakni cabor layar dan karate
Ia mengajak para remaja pemuda Sulut untuk ikut seleksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-kepemudaan-dan-olahraga-sulut-marcel-sendoh_20180714_143107.jpg)