Gelombang Laut Tinggi dan Perubahan Cuaca Tak Tentu, Nelayan Bolsel Enggan Melaut

Gelombang laut yang tinggi dan perubahan cuaca tidak menentu, membuat nelayan di wilayah pesisir pantai Bolaang Uki, Bolsel enggan melaut.

Gelombang Laut Tinggi dan Perubahan Cuaca Tak Tentu, Nelayan Bolsel Enggan Melaut
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Situasi pantai di wilayah Bolaang Uki, Rabu (11/07/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Gelombang laut yang tinggi dan perubahan cuaca tidak menentu, membuat nelayan di wilayah pesisir pantai Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) enggan melaut, Rabu (11/7).

"Saat ini sebagian besar nelayan tidak melaut, menunggu cuaca normal," ujar Hasan, satu diantara nelayan yang ditemui di pesisir pantai Tolondadu.

Kata dia, jika cuaca tak kunjung normal, maka nelayan lebih memilih menghabiskan waktu di kebun atau memancing di tepian deburan ombak.

"Ada juga yang menghabiskan waktu dengan menjahit pukat," ujarnya.

Hamdan, nelayan di wilayah pantai Sondana menuturkan hal yang serupa. Bahwa jika kondisi cuaca tidak menentu maka nelayan akan beralih menjadi petani.

"Kalau seperti ini biasanya ke kebun habiskan waktu untuk panen coklat," ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maxi Limbat, mengimbau agar nelayan tidak memaksakan diri untuk melaut jika gelombang masih tinggi.

"Jangan mengambil risiko, sebaiknya tunggu sampai cuaca kembali normal," tandasnya. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved