Sedikitnya 100 Orang Tewas dan Puluhan Hilang Paca Banjir Terjang Jepang
Sekitar 50.000 petugas gabungan dikerahkan ke daerah-daerah yang diterjang banjir serta longsor
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sedikitnya 100 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang melanda bagian barat Jepang.
Banjir dan longsor terjadi setelah Jepang dilanda hujan deras sejak Kami (5/7) pekan lalu.
Selain korban tewas, puluhan warga lainnya hilang dan masih dalam pencarian.
Untuk mengevakuasi korban, militer Jepang turun tangan mengevakuasi para korban banjir
Perdana Menteri Shinzo Abe menyatakan regu penyelamat trus bekerja untuk menyelamatkan warga yang terbak banjir.
"Masih banyak orang hilang dan lainnya yang memerlukan pertolongan," ujarnya.
Seperti dilansir BBC, akibat bencana ini, sekitar 50.000 petugas gabungan dikerahkan ke daerah-daerah yang diterjang banjir serta longsor, terutama diHiroshima dan Okayama.
Seorang bocah perempuan berusia tiga tahun ditemukan tewas oleh regu pencari setelah rumah keluarganya ditimpa longsor di Prefektur Hiroshima.
"Saya punya cucu perempuan yang usianya sama. Jika yang meninggal cucu saya, saya tidak akan bisa berhenti menangis," ujar seorang pria lanjut usia yang menyaksikan upaya pencarian di dekat lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia maupun cedera diperkirakan akan bertambah selagi hujan deras bakal terus mengguyur sebagian daerah Jepang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tenggelam_20180709_005306.jpg)